BANDAR LAMPUNG - Warga Jalan Yasir Hadibroto, Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, digegerkan penemuan mayat lelaki di dalam sungai dekat Bukit Camang, Rabu (4/2/2015) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Tanjungkarang Timur Komisaris Heru Adrian menuturkan, pihaknya tidak menemukan identitas dari tubuh korban. Masyarakat terlihat berkumpul melihat mayat. Dia menuturkan, mayat lelaki yang ditemukan di sungai Bukit Camang adalah korban pembunuhan. Hal ini disimpulkan karena ada jeratan tali di leher korban.
"Untuk sementara kami duga mayat korban pembunuhan. Ada jeratan tali tambang di leher korban," kata Heru kepada wartawan, Rabu. Dari sekitar tempat kejadian perkara, polisi menemukan beberapa barang bukti seperti sandal jepit.
Lurah Tanjung Gading, Rosbandi mengaku sempat melihat korban sebelum ditemukan tewas di dalam sungai Bukit Camang. Rosbandi melihat korban pada Selasa (3/2/2015) sekitar pukul 15.00 wib di daerah Bukit Kedamaian. Rosbandi mengatakan, ketika itu korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna merah.
"Saya
bawa motor juga di belakang korban," terang Rosbandi kepada wartawan.
Pada saat itu, cerita Rosbandi, korban diberhentikan sekitar empat orang
yang membawa mobil truk dan sepeda motor. Menurut Rosbandi, korban
terlihat mengobrol dengan empat orang. Rosbandi mengaku mengenali mayat
itu dari pakaian dan rambutnya.
"Pas saya lihat mayat ini, rambut dan bajunya sama dengan orang yang saya lihat kemarin bawa motor Vixion," papar dia, seperti dilansir Tribunlampung.
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN terlihat di sekitar lokasi penemuan
mayat di sungai Bukit Camang, Kecamatan Kedamaian. Dia sempat meninjau
evakuasi mayat dari dalam sungai. Kehadiran wali kota di tempat penemuan
mayat tersebut tidak disengaja.
Ketika itu Herman HN dan rombongan
melintas di atas jembatan sungai Bukit Camang. Herman melihat ada
kerumunan warga dan polisi. Herman pun turun dari mobilnya dan melihat
proses evakuasi mayat lelaki itu. Begitu mayat berhasil
dievakuasi dan dibawa mobil ambulans ke rumah sakit, wali kota beserta
rombongan langsung meninggalkan lokasi. (*)
