Jadi Tersangka Korupsi, Ketua DPRD Lampung Utara Buron - MEDIA ONLINE

Hot

Saturday, January 10, 2015

Jadi Tersangka Korupsi, Ketua DPRD Lampung Utara Buron

Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (kiri) dan Ketua DPRD Lampung Utara Rachmat Hartono (kanan). (ist)

LAMPUNG -
Tersangka korupsi pembangunan pelebaran dua jalur Jalan Jenderal Sudirman tahun 2012, dengan anggaran senilai Rp 6,7 miliar dikabarkan melarikan diri. Tersangka yakni Ketua DPRD Lampung Utara periode 2014-2019 yang juga Direktur CV Way Sabuk, Rachmat Hartono, telah ditetapkan menjadi tersangka sejak Juli 2014. Saat itu, politisi dari PDIP tersebut belum menjadi legislator.

Informasi yang diperoleh, beberapa hari ini Bagian Intelijen dan Pidana Khusus Kejari Kotabumi, Lampung Utara sedang sibuk melakukan pencarian intensif di seluruh Lampung, khususnya di Bandar Lampung. Dua hari lalu mereka melihat mobil milik Rahmat terparkir di sekitar Pahoman, Bandar Lampung. Namun yang mengemudikan ternyata bukan yang bersangkutan, melainkan hanya salah satu anggota keluarganya.

Sumber menyebutkan, aparat kejaksaan yakin tersangka masih berada di Lampung. Rahmat telah menghilang sejak akhir tahun lalu. Namun tak satu pun pihak Kejari Kotabumi dapat dihubungi. Telepon Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Achmad Muchlis, 0812533xxxxx, meski aktif, tidak diangkat. Pesan singkat wartawan pun tak dibalas.

Salah satu jaksa yang menyidik kasus ini di sana juga menolak memberikan informasi. ’’Konfirmasi ke Kasipidsus saja. Saya tidak tahu,” ujarnya ketika ditemui di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, seperti dilansir radarlampung.co.id, Jumat (9/1/2015) lalu.

Sedangkan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Sri Harijati menyerahkan sepenuhnya upaya pencarian tersangka pada aparat Kejari Kotabumi. ’’(Perkembangannya) tanya Kajari Kotabumi atau Kasipidsus,” singkatnya.

Diketahui, Kejari Kotabumi telah menahan tiga tersangka pada kasus sama. Masing-masing Kabid Bina Marga Zainudin (Ucok) dan Kasi Peningkatan Jalan sekaligus pejabat penanggung jawab teknis kegiatan (PPTK) Legiono dari Dinas PU. Satu lagi konsultan pengawas Sulistiawan.

Wartawan sempat berupaya melakukan konfirmasi dengan mendatangi rumah Rahmat Hartono di Jalan Abrati, Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Namun, rumah dalam keadaan sepi. Informasi yang didapat, seluruh penghuni rumah sudah sejak beberapa hari terakhir meninggalkan tempat itu. (*)


Post Top Ad