LAMPUNG ONLINE - Untuk menyerukan 'penghentian agresi Amerika Serikat (AS)' terhadap Venezuela, pendukung pemerintah negara Amerika Selatan itu mengumpulkan lebih dari satu juta tandatangan pada Minggu (22/3/2015) waktu setempat.
"Kami akan mengumpulkan 10 juta tandatangan dan menyerahkannya kepada Presiden AS," kata Jorge Rodriguez, Wali Kota Caracas, yang memimpin kampanye itu, seperti dilansir Skalanews, Senin (23/3/2015). Rodriguez juga mengatakan, bahwa Pemerintah Venezuela telah menerima lebih dari 2,6 juta pesan dukungan di Twitter.
Kampanye itu dimulai Kamis lalu (19/3/2015) dan lebih dari 13.000 tempat didirikan di seluruh negeri, untuk mengumpulkan tandatangan guna menuntut Presiden Amerika Serikat Barack Obama mencabut perintah yang mengumumkan Venezuela sebagai 'ancaman' bagi keamanan nasional AS.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro adalah orang pertama yang membubuhkan tandatangan, sebelum pendukungnya mulai mengumpulkan tanda tangan di seluruh Venezuela.
Beberapa organisasi Amerika Latin, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Amerika Selatan (Union of South American Nations/Unasur) dan Aliansi Bolivaria bagi Rakyat Amerika (Bolivarian Alliance for the Peoples of Our America/ALBA), telah mengutuk tindakan AS tersebut.
Seperti dilansir kantor berita Xinhua, pengumpulan tanda tangan akan berlangsung sampai 9 April, sehari sebelum pembukaan Pertemuan Puncak Amerika di Panama, Kuba, tempat Obama dijadwalkan bertemu dengan semua presiden kawasan tersebut termasuk Maduro. (*)
