Motif Pembunuhan Mayat Terapung di Laut Teluk Terungkap - MEDIA ONLINE

Hot

Monday, March 16, 2015

Motif Pembunuhan Mayat Terapung di Laut Teluk Terungkap

Tersangka pembunuhan warga Bumi Waras saat akan diperiksa polisi. (ist) 

BANDAR LAMPUNG - Hanya karena persoalan utang piutang yang kecil, nyawa melayang. Motif pembunuhan yang menimpa Anton Hartono (63) warga Jalan Ikan Julung, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, akhirnya terungkap. Pria keturunan itu tewas dibunuh AS alias Cecep (17) warga Kangkung Dalam, Telukbetung Selatan pada Senin (16/3/2015) dinihari. 

Seorang anak korban, Riki (28) menuturkan, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, pada Minggu (15/3/2015) malam, ayahnya yang berprofesi sebagai pedagang itu keluar rumah untuk keperluan menagih utang dan mengantar barang kepada konsumen. 

Menurut Riki, motif pembunuhan ayahnya sangat sepele. Berdasarkan keterangan anggota polisi, pelaku memiliki utang pulsa Rp 100 ribu. Namun saat ditagih, pelaku hanya membayar Rp 50 Ribu. Lalu korban Anton menceritakan soal utang itu kepada rekan-rekannya jika pelaku curang dengan hanya membayar separuh dari utangnya, hingga pelaku marah dan sakit hati kepada korban lalu membunuhnya diduga dengan cara dicekik

"Mungkin pelaku enggak terima kalau soal utangnya diceritakan kepada kawan-kawannya. Saya dihubungi polisi Senin pagi tadi. Mereka memberi tahu bahwa ayah saya tewas dibunuh," kata Riki saat ditemui di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), seperti dilansir Lampost.

Usai melakukan pembunuhan dan membuang mayat kotban ke laut, tersangka Cecep mengambil motor dan tas korban. Namun pelaku ditangkap oleh warga yang tengah ronda malam, karena Cecep membawa motor. Lalu para peronda memintanya untuk menunjukkan surat-surat kendaraan.

"Karena merasa curiga, tersangka lalu dibawa ke Polsek Telukbetung Barat (TbB). Pelaku dimintai keterangan dan mengaku telah membunuh korban," tutur Riki. Dia berharap pihak kepolisan menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal. Polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban dan dompet yang juga kepunyaan korban.

Petugas Forensik RSUDAM Kausar mengatakan korban mengalami luka di beberapa bagaian tubuhnya, seperti di pelipis kiri lecet, di atas alis ada luka terbuka kecil, serta kelopak mata kiri lecet, dan pada bagian leher seperti bekas cekikan. (*)

Post Top Ad