BANDAR LAMPUNG - Melawan saat akan ditangkap, tiga pencuri motor antar-provinsi terjungkal ditembak polisi. Sementara dua tersangka lainnya menyerah. Kelima bandit cursanmor itu lalu dibawa petugas ke Mapolsek Tanjung Karang Barat, Jumat (6/2/2015).
“Para pelaku diamankan petugas di rumah kontrakan di Jalan Sultan Badarudin, Gang Harapan, Kelurahan Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung,” jelas Kapolsek Tanjung Karang Barat, Kompol. I Ketut Suryana.
Para tersangka yakni Jumari (42) warga Jalan Sultan Badarudin, Gang Harapan, Tanjung Karang Barat, Joko Sulistiyo (34) dan Riki Wijaya (23) warga Pasir Gintung, Tanjung Karang Pusat, Widi (22) warga Lubuk Linggau Selatan 1, Musi Rawas, Sumatera Selatan, dan Yaya (23) warga Lebong Atas, Bengkulu masih diperiksa polisi. Tersangka Jumari, Yaya, dan Widi, ditembak kakinya karena melawan.
Selain mengamankan lima tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa, 11 unit sepeda motor yakni, dua unit Yamaha Vixion BE-6342-PW dan BE-3082-SO, satu unit Yamaha RX King BE-4151-CV, tiga unit Yamaha Vega ZR BE-3619-CG, BE-3119-YN dan BE-4818-YD dan Yamaha Bison tanpa plat.
Kemudian, tiga unit Honda Beat BE-3862-CP, BE-8481-YL dan BE-4926-BK, dan Honda New Revo BE-6895-RX, serta jaket warna biru ukuran jumbo yang sering digunakan para pelaku saat melakukan aksi pencurian.
“Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini adalah spesialis curanmor antar-provinsi dan masih ada lima tersangka lagi yang belum tertangkap,” ujar I Ketut Suryana, seperti dilansir Poskotanews.
Terungkapnya sarang lima bandit itu berkat informasi masyarakat sekitar, yang curiga terhadap para tersangka yang kerap kali lalu lalang melintas menggunakan motor berbeda. Atas dasar itu, petugas langsung melakukan penyelidikan dan penyergapan terhadap para pelaku. (*)
