LAMPUNGONLINE - Bisa dibilang saat ini Facebook sudah menjadi website sejuta umat. Terutama di Indonesia, hampir sebagian besar orang di sini memiliki akun Facebook. Orang-orang Indonesia gemar sekali menggunakan Facebook. Bahkan setiap hari, ketika akses ke internet, hal pertama yang mereka lakukan adalah membuka situs Facebook. Entah itu hanya sekedar memeriksa jumlah like pada status mereka ataupun memantau berita. Intinya, Facebook sudah mendarah daging bagi mereka para peselancar Internet di sini, seperti dilansir VGI, Rabu (4/2/2015).
Sangking akrabnya dengan Facebook, tak jarang ada orang menganggap situs milik Mark Zurkerberg itu sebagai tempat kedua mereka untuk berekspresi maupun bersosialisasi. Namun apakah kamu tahu, sejumlah aktifitas sederhana yang biasanya kamu lakukan di Facebook ternyata mampu membuat dirimu terlihat seperti seorang alay alias kampungan?
Nah, melalui artikel ini kita ingin berbagi beberapa hal yang harus kamu jauhi ketika menggunakan Facebook. Kamu disarankan untuk menjauhi hal-hal berikut agar tidak terlihat kampungan ketika sedang eksis di dunia ‘kedua’ ini.
1. Dikit-dikit update status
Memang, Facebook memberikan kesempatan kepada penggunanya untuk melontarkan keluar apa yang sedang ada di pikiran, seperti unek-unek maupun inspirasi. Mereka, para pengguna bebas mengekspresikan benak mereka kapanpun dan di manapun.
Meski begitu, bukan berarti kita bisa seenaknya berceloteh di Facebook. Update status secara berlebihan, terlebih lagi setiap beberapa menit sekali justru membuat dirimu terlihat seperti seorang alay yang kurang perhatian. Parahnya lagi, status yang di-update tersebut bisa saja merusak privasi kamu sendiri, terutama buat kamu-kamu yang doyan curhat di Facebook. Meski sedikit, nyatanya orang-orang akan tahu masalah yang sedang kamu alami.
2. Narsis berlebihan
Selain bisa update status, pengguna di Facebook juga diberikan hak untuk berbagai foto kepada teman-temannya, selama foto yang diunggah tidak berbau porno maupun pelecehan terhadap suatu pihak tertentu. Mereka bisa dengan bebas mengunggah foto kapanpun diinginkan. Namun nyatanya, tak semua orang bisa menerima foto unggahan kita. Terlebih lagi foto yang kita unggah itu terlihat sama dengan pose yang tidak jauh berbeda.
Orang-orang akan menganggap kita terlalu over-pede. Selain itu, jauhi juga mengunggah foto-foto yang bersifat memamerkan kekayaan, seperti selfie dengan segepok uang di tangan. Bisa jadi anda akan diincar oleh perampok yang kebetulan juga sedang online di Facebook.
3. Nama yang panjang dan susah dibaca
Disarankan untuk selalu menggunakan nama asli ketika dirimu mendaftar di Facebook. Bila ingin menggunakan nickname, maka gunakan nama yang sewajarnya. Beberapa orang kerap memakai nama dari sesosok tokoh yang mereka idamkan sebagai nickname di Facebook. Hal ini wajar, apa adanya dan masih dalam tahap normal. Namun bagaimana jika nama yang digunakan itu terlalu panjang dan bahkan terdapat kata-kata tidak lazim di dalamnya? Wah, bisa jadi kamu akan dikira sebagai pendatang dari planet lain.
4. Penggunaan bahasa Indonesia yang salah… dan aneh
Gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar ketika dirimu ingin meng-update status ataupun memberikan komentar pada status milik salah satu temanmu. Pakailah kata-kata yang telah ada di kamus bahasa Indonesia sebagaimana wajarnya. Jangan gunakan huruf besar-kecil besar-kecil ketika menulis di Facebook. Mungkin terlihat wajar bagi kamu, namun hal ini akan mengganggu orang yang saat itu ingin membaca statusmu. Dan juga, jangan sekali-kali mencampurkan angka ke tengah-tengah huruf dengan alih-alih agar terlihat lebih keren. Bagaimana orang bisa membacanya bila tul1s4n y4nG anD4 bu4T 4d4l4h s3p3rt1 1N1?
5. Menggunakan fitur secara berlebihan
Tahun ke tahun, Facebook semakin canggih. Situs jejaringan sosial ini terus dikembangkan guna memberikan kepuasan terhadap penggunanya. Dulunya, di Facebook, kita tidak akan bisa menemukan hashtag. Fitur yang identik dengan tanda pagar ini hanya tersedia di Twitter. Namun kini, setelah beberapa pengembangan, kita pun bisa melakukan #hashtag di Facebook.
Facebook juga dikenal sebagai gudangnya game gratis di internet. Banyak orang rela mendaftar di Facebook hanya untuk bermain game. Pernahkah kamu di-add oleh orang tanpa mutual friends? Dan begitu kamu memeriksanya, isi di profile akun tersebut hanyalah update-update dari sebuah game? Tentu pernah. Penambahan kedua fitur, hashtag dan game, di atas tentu membuat Facebook semakin sempurna sebagai sebuah situs sosial. Akan tetapi, tak semua orang ngerti cara menggunakannya. Terlebih lagi, menggunakannya tanpa harus mengganggu orang lain.
Meski tidak banyak, sebagian orang akan merasa risih ketika kamu mengirimkan permintaan game kepada mereka. Terlebih lagi bagi mereka yang online Facebook melalui smartphone, hape mereka akan terus berdering sepanjang hari hanya karena kamu ingin mendapatkan susu gratis untuk sapi milikmu di game cocok tanam. Tentu ini tidak efektif. Bisa saja kamu dihapus dari pertemanan, atau bahkan diblokir, karena dinilai mengganggu.
Begitu juga dengan hashtag. Pergunakan tanda pagar ini seperlunya. Jangan gunakan hanya sekedar untuk gaya-gayaan. Ingat, Facebook bukanlah Instagram, dimana kamu bisa menggunakan sejuta hashtag tanpa harus dianggap alay oleh orang lain.
Yup, begitulah kira-kira beberapa hal yang harus kamu jauhi ketika menggunakan Facebook, bila tak ingin dianggap sebagai seorang alay. Karena selain akan merusak imej dirimu sendiri, bisa saja besok kamu dihapus oleh teman Facebook-mu gegara ulah konyolmu sendiri. Nah, selain yang VGI sebutkan diatas, adakah di antara kalian yang ingin berbagi tips lain? (*)
