![]() |
| Fatikhatul Khoiriyah |
LAMPUNG - Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon anggota Panwaslu. Bawaslu memprioritaskan calon yang sudah berpengalaman, untuk dijadikan anggota Panwaslu Pilkada di 7 kabupaten-kota.
Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah kepada RRI mengatakan, mekanisme pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon anggota Panwaslu yang masuk 6 besar, baru akan dibahas pada Selasa 13 Januari besok.
"Mekanisme yang akan dibahas tersebut berkaitan dengan teknis pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan. Kami akan memprioritaskan calon yang sudah berpengalaman dan pernah menjadi penyelenggara Pemilu," jelasnya, Senin (12/1/2015).
Meskipun begitu, lamjut dia, Bawaslu Lampung akan tetap mencari serta menetapkan calon anggota Panwaslu Pilkada di 7 kabupaten-kota yang benar-benar memiliki integritas sebagai pengawas Pemilu.
"Yang berpengalaman pasti punya poin lebih. Sebenarnya sama aja yang baru dengan yang lama. Tapi memang yang berpengalaman menjadi prioritas, namun integritas tetap menjadi yang utama," jelas Khoir, sapaan akrabnya, seperti dilansir rri.co.id
Diketahui, pada akhir tahun 2014 yang lalu, Bawaslu Lampung sudah menetapkan nama-nama yang masuk dalam 6 besar calon anggota Panwaslu Pilkada.
Hanya saja, meskipun sudah ditetapkan 6 besar, namun sampai kini Bawaslu Lampung belum juga menggelar fit and proper test terhadap nama-nama yang masuk enam besar calon anggota Panwaslu Pilkada di 7 kabupaten-kota. (*)
Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah kepada RRI mengatakan, mekanisme pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon anggota Panwaslu yang masuk 6 besar, baru akan dibahas pada Selasa 13 Januari besok.
"Mekanisme yang akan dibahas tersebut berkaitan dengan teknis pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan. Kami akan memprioritaskan calon yang sudah berpengalaman dan pernah menjadi penyelenggara Pemilu," jelasnya, Senin (12/1/2015).
Meskipun begitu, lamjut dia, Bawaslu Lampung akan tetap mencari serta menetapkan calon anggota Panwaslu Pilkada di 7 kabupaten-kota yang benar-benar memiliki integritas sebagai pengawas Pemilu.
"Yang berpengalaman pasti punya poin lebih. Sebenarnya sama aja yang baru dengan yang lama. Tapi memang yang berpengalaman menjadi prioritas, namun integritas tetap menjadi yang utama," jelas Khoir, sapaan akrabnya, seperti dilansir rri.co.id
Diketahui, pada akhir tahun 2014 yang lalu, Bawaslu Lampung sudah menetapkan nama-nama yang masuk dalam 6 besar calon anggota Panwaslu Pilkada.
Hanya saja, meskipun sudah ditetapkan 6 besar, namun sampai kini Bawaslu Lampung belum juga menggelar fit and proper test terhadap nama-nama yang masuk enam besar calon anggota Panwaslu Pilkada di 7 kabupaten-kota. (*)
