LAMPUNGONLINE - Facebook terus berusaha melebarkan sayapnya. Tidak hanya memperkaya fitur dari jejaring sosialnya, mereka juga terus bergerak cepat dengan mengakuisisi berbagai start-up. Setelah Instagram, Oculus Rift dan WhatsApp, mereka baru saja dikabarkan mengakuisisi Quickfire, start-up yang bergerak pada pengembangan untuk video streaming.
Ini merupakan langkah yang tepat mengingat Facebook juga tengah sibuk dengan pengembangan platform video. Quickfire adalah start-up yang memiliki teknologi untuk mengurangi bandwidth dalam menampilkan video beresolusi tinggi. seperti dilansir metrotvnews.com, Sabtu (10/1/2014).
Ini bisa menjadi sebuah keunggulan untuk Facebook jika mereka nantinya berhasil menyediakan konten video dengan kualitas visual yang apik tanpa memakan bandwidth yang besar.
Platform video yang dibesut Facebook memang belum bisa menyaingi YouTube, dan akuisisi Quickfire yang memiliki 20 karyawan diharapkan dapat mendongkrak performa sekaligus jumlah pengujung layanan jejaring sosial mereka. (*)
