BANDAR LAMPUNG - Untuk meminimalisir terjadinya tindak kejahatan dan perjudian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menertibkan usaha warung internet (warnet) dan rental playstation (PS) do kota berjuluk Tapis Berseri itu. Itu karena kedua tempat tersebut rentan jadi arena judi dan pencurian kendaraan bermotor.
Untuk itu, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN memerintahkan Sekertaris Kota (Sekkot) Badri Tamam uintuk segera mengecek izin usaha warnet yang ada di Kota Bandar Lampung.
"Jika, tidak ada izin langsung tutup saja. Saya juga minta Babinsa dan Kambtibmas segera menertibkannya di lokasi masing-masing," tegas Herman HN, saat silaturahmi dengan Babinsa dan Kamtibmas, di Bandar Lampung, Jumat (9/1/2015).
Wali kota menyatakan, kedua tempat tersebut kerap dijadikan tempat bagi pelajar yang membolos. Pelajar di tempat itu jugasering melakukan tindak perjudian, baik game biasa maupun game online. Rental PS dan warnet juga rawan curamor, akibat minimnya kewaspadan pengunjung yang mayoritas pelajar, seperti dilansir harianlampung.com.
Sementara, Sekretaris Kota Bandar Lampung Badri Taman mengatakan, dalam melakukan penertiban nanti, pihaknya tidak akan melaksanakannya dengan semena-mena. "Kami hanya tidak ingin jenis usaha ini tumbuh liar," ujarnya. Badri menegaskan, apapun bentuk usaha harus memiliki izin dan terikat dengan peraturan. (*)
Wali kota menyatakan, kedua tempat tersebut kerap dijadikan tempat bagi pelajar yang membolos. Pelajar di tempat itu jugasering melakukan tindak perjudian, baik game biasa maupun game online. Rental PS dan warnet juga rawan curamor, akibat minimnya kewaspadan pengunjung yang mayoritas pelajar, seperti dilansir harianlampung.com.
Sementara, Sekretaris Kota Bandar Lampung Badri Taman mengatakan, dalam melakukan penertiban nanti, pihaknya tidak akan melaksanakannya dengan semena-mena. "Kami hanya tidak ingin jenis usaha ini tumbuh liar," ujarnya. Badri menegaskan, apapun bentuk usaha harus memiliki izin dan terikat dengan peraturan. (*)
