LAMPUNG - Sudah hampir sepekan ini, warga di Provinsi Lampung, khususnya di Kota Bandar Lampung, merasakan suhu udara di kota berjuluk Tapis Bersei ini pada siang hari, terasa panas yang sangat terik menyengat. Udara yang berembus pun terasa hawa panas. Setelah panas terik tersebut usai sekira pukul 15.00 WIB, langsung turun hujan. Namun setelah hujan reda, hawa panas masih terasa.
Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Lampung menjawab rasa penasaran terhadap rasa gerah yang dirasakan masyarakat. Kepala BMKG Lampung Sugiono mengatakan, saat ini di Lampung memasuki masa pancaroba dari musim hujan ke musim panas. Karena itu, masyarakat Lampung merasakan cuaca yang cukup panas.
Data BMKG Lampung menunjukkan, suhu Bandar Lampung tertinggi belakangan ini 34 derajat celcius, dan rata-rata siang suhu menjadi 32-33 derajat celcius. Sedangkan suhu malam hari 23-24 derajat celcius, seperti dilansir Tribunlampung.
"Sekarang masuk masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, wajar kalau masyarakat merasakan gerah. Karena saat masa transisi seperti ini matahari terik, kemudian siang atau sore turun hujan," jelas Sugiono. (*)
