TNI dan Polri Harus Tetap Solid, Sinergis dan Harmonis - MEDIA ONLINE

Hot

Monday, March 16, 2015

TNI dan Polri Harus Tetap Solid, Sinergis dan Harmonis


LAMPUNG - TNI dan Polri merupakan alat negara yang sama-sama bertugas untuk kepentingan bangsa dan negara, guna eksistensi NKRI sesuai bidang tugasnya masing-masing. Walaupun secara struktur TNI dan Polri telah terpisah sejak tahun 1999 silam, namun secara kejiwaan TNI dan Polri, tidak pernah terpisah dan tidak boleh dipisahkan. TNI dan Polri harus tetap kompak dan bersatu, serta selalu bersinergi dalam mengemban tugasnya.

Untuk memperkuat sinergitas TNI dan Polri, pada Rapim Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2015 di PTIK Jakarta Selatan, yang digelar awal Maret 2015 lalu, telah dibahas konsolidasi antara dua institusi negara tersebut. Tujuannya agar memiliki kesamaan pemahaman dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan peranannya masing-masing. Selain itu, juga disepakati nota kesepahaman antara Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko dan Wakapolri Komjen Polisi Badroddin Haiti untuk membentuk pendidikan bersama.

Institusi TNI dan Polri mulai tahun 2015 ini akan melaksanakan pembentukan pendidikan dasar bersama selama enam minggu bagi taruna/taruni  TNI dan Polri yang dipusatkan di Akmil, Magelang. Kebersamaan yang dimulai dari pendidikan dasar bersama ini, diharapkan akan mampu membentuk dan membangun sebuah soliditas antara TNI dan Polri, sebagai upaya mempererat hubungan emosional, kebersamaan dan sinergitas, sehingga tetap melekat dan terbawa terus saat penugasan dikemudian hari.

Disadari bahwa kebersamaan dan soliditas TNI-Polri merupakan suatu keniscayaan dan mutlak adanya. Sebagai alat Negara, TNI dan Polri mengemban tugas yang tidak ringan. Presiden RI Ir. Joko Widodo juga telah mengingatkan agar TNI dan Polri meningkatkan soliditas dan sinergitas guna mengawal keamanan, agar stabilitas keamanan tetap terjaga dan stabilitas ekonomi dapat tercapai. Intinya, seluruh prajurit TNI dan Polri mulai pimpinan tertinggi sampai dengan prajurit terendah di lapangan harus tetap solid, sinergis dan harmonis, seperti dalam rilis yang dikirim ke redaksi Lampungonline, Senin (16/3/2015).

Hal ini penting untuk digarisbawahi, mengingat gesekan antara oknum prajurit TNI dan Polri dilapangan masih saja terjadi. Penyebabnya bisa bermacam-macam, tetapi intinya adalah masalah kesalahpahaman, dimana masing-masing pihak kurang mampu mengendalikan diri, kurang bersikap dewasa, tidak ada yang mau mengalah, lebih mengedepankan ego sektoral dan penerapan jiwa korsa yang sempit dan salah. Akibatnya tindakannya justru melanggar norma aturan hukum yang berlaku, bukan memecahkan masalah, tetapi justru menimbulkan masalah baru.

Bentrok, perselisihan  atau gesekan antara oknum prajurit TNI dan Polri tentu tidak boleh terjadi dan terulang kembali. Karena hal tersebut justru akan dapat melemahkan dan menjadi preseden buruk serta merusak citra kedua Institusi itu sendiri. Solusinya, selain penegakan hukum, perlu dilakukan langkah dan tindakan yang lebih menyeluruh dan menyentuh akar permasalahan sesungguhnya di lapangan.

Pimpinan Kodam II/Sriwijaya maupun Polda se-Sumbagsel telah sepakat untuk melakukan berbagai kebersamaan, seperti melaksanakan latihan penanggulangan teror bersama, olah raga bersama, saling bersilatuhami dan kegiatan bersama lainnya. Selain itu, juga bersepakat untuk menindak tegas terhadap oknum prajurit TNI maupun Polri yang terbukti bersalah terlibat perselisihan/bentrok.

Kita semua tentu tidak menginginkan kebersamaan dan keharmonisan TNI dan Polri yang telah terjalin baik, dirusak dan dinodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Masyarakat juga berharap banyak, agar organisasi TNI maupun Polri diawaki oleh prajurit-prajurit yang berdisiplin, bermoral dan profesional, yang mampu mengendalikan diri dan bersikap  lebih  dewasa  serta  taat  dan  patuh  pada  norma hukum yang berlaku.

Dihadapkan dengan tantangan dan tuntutan tugas sebagai aparat keamanan yang semakin tidak ringan, aparat keamanan  TNI-Polri  harus tetap kompak, solid dan bersatu, harus mampu memberikan rasa aman, melindungi dan mengayomi rakyat dari segala bentuk ancaman, mampu memberikan kontribusi terbaiknya kepada masyarakat serta mampu  menjaga eksistensi NKRI di wilayah Sumbagsel. Tetaplah waspada terhadap setiap upaya  yang ingin mengadu domba. (rilis/ruslan)

Post Top Ad