LAMPUNG - Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo didampingi Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung Qodratul Ikhwan dan Kepala Badan Perwakilan Lampung di Jakarta Ilyas Hayani Muda, berkoordinasi dengan Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik.
Hal ini dilakukan mengingat pada tahun ini Provinsi Lampung akan melaksanakan pilkada bupati/wali kota pada 9 Desember 2015 mendatang secara serentak di dua kota (Metro dan Bandar Lampung) dan enam kabupaten (Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, Way Kanan dan Pesisir Barat). Itu artinya, separuh lebih masyarakat Provinsi Lampung akan disibukkan dengan tahapan pemilukada dengan segala macam dinamikanya.
"Lampung memang pernah melaksanakan Pemilu Legislatif secara serentak dengan sukses, namun Pilkada serentak jauh berbeda dengan Pilleg. Separuh lebih masyarakat Lampung akan terlibat Pemilukada, artinya akan memunculkan animo dan atensi yang tinggi, juga persaingan ketat," ujar Gubernur Ridho, seperti dilansir dari laman RRI, Sabtu (28/3/2015).
Jika personil keamanan dari Polri maupun TNI tidak ditambah, lanut dia, maka tingkat kerawanan politik sangat tinggi. Oleh karena itu, Pemprov Lampung intensif berkoordinasi dengan Forkompimda dan Kominda.
Sementara itu, Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik optimis bahwa pihaknya siap menggelar pilkada serentak Desember 2015. KPU kini tengah menyiapkan sedikitnya 10 peraturan KPU yang dibutuhkan untuk menjelaskan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015.
"Saya mengharapkan kepada Pemprov Lampung agar kekurangan anggaran di DOB Pesisir Barat dan juga pembentukan sekretariat KPU segera diatasi," imbaunya. (*)
