Makan Obat Usai Santap Durian, Pelajar di Lampung Tewas - MEDIA ONLINE

Hot

Monday, March 16, 2015

Makan Obat Usai Santap Durian, Pelajar di Lampung Tewas

ilustrasi

BANDAR LAMPUNG -  Waspada bagi Anda penyuka buah durian. Jangan sembarangan makan obat usai menyantap makanan berjuluk 'raja buah' itu, Ahmad Muhlisin, seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Tulangbawang Barat yang sedang praktek kerja lapangan (PKL) di Bandar Lampung, ditemukan tewas di kamar kosnya, Minggu (15/3/2015) sore. 

Jasad siswa SMK ini ditemukan pertama kali oleh rekannya yang akan mengajak pergi keluar. Namun korban tak kunjung keluar setelah dipanggil. Merasa curiga, pintu kamar korban lalu pun dibuka paksa. Muhlisin ditemukan sudah dalam kondisi kaku dan berdarah di bagian mulut serta hidungnya. Selain itu, matanya memerah dan pada bagian tubuh korban terdapat bercak merah.

Jasad Muhlisin langsung dibawa tim Inafis Polresta Bandar Lampung ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung, untuk menjalani autopsi dan divisum, seperti dilansir laman Viva.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dery Agung Wijaya, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat, terkait adanya penemuan mayat seorang pelajar di dalam kamar indekosnya. 

“Dari hasil pemeriksaan sementara tim Inafis dan petugas rumah sakit, belum ditemukan bekas penganiayaan di tubuh korban. Belum dapat disimpulkan penyebab kematiannya, nanti kita tunggu hasil autopsi untuk menetukan peyebab tewasnya siswa itu,” kata Dery di kamar jenazah RSUDAM Bandar Lampung.

Dery menambahkan, Muhlisin diduga tewas usai makan durian berlebihan sejak Sabtu malam (14/3/2015). Setelah menyantap durian, pelajar tersebut mengonsumsi obat yang dibeli dari toko yang tak jauh dari kosannya. Polisi sudah memintai keterangan sejumlah saksi yang ada di lokasi. Selain itu juga, turut disita sisa obat yang dikonsumsi oleh siswa itu untuk diteliti kadar dosisnya. 

"Untuk penyebab belum dapat disimpulkan, tapi kemungkinan korban meninggal setelah memakan durian dan kemudian minum obat yang dibelinya dari toko,” jelasnya. (*)

Post Top Ad