Gembong Begal Kakak Beradik di Lampung Utara Diringkus - MEDIA ONLINE

Hot

Wednesday, March 25, 2015

Gembong Begal Kakak Beradik di Lampung Utara Diringkus

ilustrasi

LAMPUNG UTARA - Aksi kejar-kejaran antara pelaku begal dengan polisi di sebuah perkebunan, sempat mewarnai penggerebekan para pelaku begal di Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, Selasa (24/3/2015) siang. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel Polres Lampung Utara dengan bersenjata lengkap dikerahkan guna menangkap kawanan begal motor di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Muara Sungkai. 

Hasilnya, dalam penggerebekan yang dipimpin Wakapolres Lampung Utara, Kompol Deden Heksaputera Sanusi itu aparat kepolisian berhasil mengamankan gembong begal yang merupakan kakak-beradik yakni Sudirman dan Zainal, serta para istrinya yang diduga terlibat dalam penjualan motor hasil kejahatan mereka.

Penggerebekan diawali dengan aksi kejar-kejaran antara pelaku begal dengan polisi di sebuah perkebunan singkong. Bahkan, polisi sempat berkali-kali melepaskan tembakan peringatan. Seorang pelaku begal yang belum diketahui identitasnya dilaporkan berhasil lolos.

Berdasarkan keterangan polisi, saat itu aparat melihat pelaku yang tengah mencari mangsa korban begal di jalanan sepi. Kebetulan pria yang lolos itu dipergoki polisi yang akan melakukan penggerebekan. Dari pelaku yang belum diketahui identitasnya itu, polisi berhasil mengamankan sepeda motornya yang ditinggalkan di pinggir jalan.

Polisi kemudian menuju ke sasaran utama, yakni rumah gembong begal, Zainal, yang tidak jauh dari kebun singkong milik warga. Dalam penggerebekan ini, polisi menggeledah seluruh rumah pelaku, seperti dilansir Viva

Dari dalam lemari pelaku, polisi berhasil menemukan barang bukti empat pasang kaca spion motor yang diduga sudah dilepas dari motornya. Selain itu, ditemukan pula 10 butir amunisi senjata api. Di rumah tersebut, polisi juga menangkap Sudirman, yang tak lain adalah kakak ipar dari Zainal.

“Dalam catatan kami, Zainal dan kakak iparnya Sudirman, sudah terlibat lebih dari 30 lokasi kasus pembegalan sepeda motor,” ujar Deden Heksaputera Sanusi. Dalam aksinya, kawanan begal Zainal dikenal sadis dan tidak segan-segan melukai korbannya.

“Kami mengamankan barang bukti berupa enam butir peluru senjata api, empat pasang spion motor, dan kotak amunisi senjata api yang masih berisi 10 butir,” jelas Deden. (*)

Post Top Ad