Bupati Lampung Selatan: Hentikan Aktivitas Jembatan Timbang! - MEDIA ONLINE

Hot

Tuesday, March 17, 2015

Bupati Lampung Selatan: Hentikan Aktivitas Jembatan Timbang!

Rycko Menoza SZP

LAMPUNG SELATAN - Dinilai merugikan Kabupaten Lampung Selatan, Bupati Rycko Menoza SZP berharap aktivitas jembatan timbang Way Urang yang terletak di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Kalianda, dihentikan total. 

"Selain belum adanya kejelasan tentang izin operasi, keberadaan jembatan timbang tersebut memilik dampak terjadi kerusakan jalan milik kabupaten ini. Kalau bisa dihentikan secara total, karena untuk kabupaten sangat merugikan,” tegasnya, Selasa (17/3/2015).

Bupati juga telah mengajukan permintaan peninjauan kembali pengoperasian jembatan timbang itu, kepada Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Arinal Djunaidi, saat kunjungan kerja ke Lampung Selatan. Menurutnya, kabupaten ini sama sekali tidak merasakan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari operasional jembatan timbang itu. 

“PAD dari mana, provinsi saja tidak ada, apa lagi kabupaten kita,” sergah Rycko. Dia pun mempertanyakan yang mengeluarkan izin beroperasinya jembatan timbang tersebut, yang sudah berjalan sekitar satu bulan belakangan. 

“Tanyakan saja pada pihak terkait, siapa oknum yang mengeluarkan izinnya atau hanya berjalan saja,” tukas bupati. Rycko mengharapkan harus ada tindakan tegas terkait beroperasinya kembali jembatan timbang tersebut, dalam bentuk aturan, seperti dilansir Beritalampung

“Harusnya ada penjelasan secara tertulis supaya semuanya jelas,” ujarnya.

Sementara, Sekdaprov Lampung Arinal Djunaidi tidak dapat menjelaskan secara terperinci terkait beroperasinya kembali jembatan timbang itu. Menurut dia, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo sudah mengeluarkan perintah agar jembatan timbang di Kalianda dihentikan sementara waktu, sambil menunggu peraturan gubernur (pergub) sebagai juknis pelaksanaannya turun.

“Saya sempat diperintahkan Gubernur untuk menutup jembatan timbang itu. Tapi kalau sekarang ternyata belum ditutup, saya tidak tahu, dan nanti akan kami laporkan ke pimpinan,” janjinya. (*) 

Post Top Ad