![]() |
| Wali Kota Bandar Lampung Herman HN saat meninjau lokasi Vihara Matreya Sutta yang terbakar. (ist) |
BANDAR LAMPUNG – Diduga akibat lilin yang jatuh, Vihara Matreya Sutta yang terletak di Jalan Suprapto 20, Kelurahan Pelita, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, hangus terbakar. Kebakaran Vihara ini bertepatan di hari perayaan tahun baru Imlek 2566, Kamis (19/2/2015).
Menurut keterangan biarawati Vihara Matreya Sutta, A Siu, kebakaran terjadi secara tiba-tiba. Ketika ia bangun dari tidur, api sudah membesar dan membakar ruangan sembahyang. Lokasi ibadah itu dilalap api sekitar pukul 04.00 WIB dan menghanguskan seluruh bagian dalam ruang sembahyang
"Saya sedang tidur, tiba-tiba kebangun melihat cahaya terang, dan ternyata itu kobaran api. Langsung saya berteriak minta tolong," kata Asiu, ditemui di lokasi kebakaran. Menurut dia, kebakaran ini terjadi karena ada lilin menyala yang terjatuh, lalu mengenai kertas dan plastik.
"Di sini ada 400 lilin yang sedang menyala. Mungkin ada di antara lilin-lilin tersebut yang terjatuh, sehingga menyebabkan api membesar dan membakar seluruh ruang sembahyang," jelas A Siu.
Terpisah, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Wisnu mengatakan, pihaknya memang mendapat informasi terjadi kebakaran, dan langsung mengirim tim pemadam.
"Dalam 15 menit api sudah bisa kita padamkan, sehingga hanya bagian dalam ruang sembahyang yang terbakar," terang dia. Menurut Wisnu, diperkirakan kerugian yang dialami Vihara Matreya Sutta sekira Rp 80 juta, seperti dilansir Viva.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, langsung meninjau lokasi, usai terjadinya kebakaran.
"Iya, ini namanya musibah, jadi tidak perlu menyalahkan siapapun. Ke depan kita harus lebih berhati-hati lagi jika ingin membakar lilin, agar musibah kebakaran tidak terulang," kata Herman. Pemerintah Kota Bandar Lampung, memberikan bantuan Rp 50 juta untuk meringankan korban kebakaran. (*)
