Virus Video Perempuan Seksi Facebook Berasal dari Turki - MEDIA ONLINE

Hot

Monday, February 9, 2015

Virus Video Perempuan Seksi Facebook Berasal dari Turki


CALIFORNIA – Posting-an berbahaya yang ada di Facebook tentang penampilan perempuan seksi telah menjangkiti lebih dari 110 ribu pengguna hanya dalam dua hari. Hal itu ternyata adalah sebuah malware yang dibuat hacker untuk mengambil alih akses komputer pengguna.

“Begitu satu korban terinfeksi, ada kemungkinan besar bahwa sejumlah teman mereka akan juga masuk daftar untuk scam atau serangan selanjutnya,” jelas Alexander Catalin Cosoi, Kepala Strategi Keamanan di BitDefender, seperti dilansir dari Mirror dan Okezone, Senin (9/2/2015).

Posting-an link video dengan gambar perempuan seksi yang berpakaian minim pada halaman Facebook ternyata juga menyertakan penandaan (tag) secara otomatis kepada 20 teman yang terdaftar agar dipaksa melihat gambar dan mengklik link tersebut karena telah ditandai.

Virus ini sendiri masuk ketagori Trojan yang bekerja setelah pengguna mengklik link yang dikirim dan selanjutnya akan mengirimkan pengguna perangkat lunak berbahaya yang akan menyusup ke system computer tanpa diketahui langsung.

Dalam laman situs juga diungkapkan, serangan tersebut mengincar pengguna Windows, pengguna ponsel basis Android, konsol PlayStation, mobil pintar, dan TV. Hampir 90 persen serangan tercatat menargetkan pengguna dengan sistem operasi Windows Desktop.

Sistem virus ini akan meminta pengguna untuk meng-install update Flashplayer, namun nyatanya file tersebut adalah software jahat yang akan mengalih alih komputer. Melalui sistem kerja yang cepat dan menyamar ini, para peneliti di BitDefender menamainya dengan virus Update.

“Saat itu ia dapat men-download dan meng-install program jahat, menghapus aplikasi, meng-install plug-in browser berbahaya, atau tindakan lain yang memungkinkan hacker melakukan remote control secara terus-menerus,” jelas Catalin Cosoi.

Serangan itu sendiri dikabarkan telah dikembangkan oleh tim cybercriminal Turki yang disebut atau dikenal dengan Schwarzback. Virus update ini juga kabarnya perangkat lunak berbahaya yang dapat mengontrol mouse dan keyboard pengguna. (*)


Post Top Ad