![]() |
| Xanana Gusmao |
TIMOR LESTE - Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao (68) dipastikan mengundurkan diri. Pemerintah Timor Leste melalui siaran persnya mengatakan, Xanana telah menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatan Perdana Menteri secara resmi kepada Presiden Timor Leste, Taur Matan Ruak.
Presiden Taur Matan Ruak, ujar siaran pers ini, segera mempertimbangkan dan menanggapi surat pengunduran diri Xanana. Namun belum ada penjelasan resmi alasan Xanana Mundur. Reuters pada Jumat (6/2/2015) mengatakan, Xanana menginginkan orang muda Timor Leste yang menjabat sebagai perdana menteri.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 07/2007, Perdana Menteri Xanana Gusmao akan mengakhiri tugasnya setelah Presiden Republik melantik Perdana Menteri yang baru.
"Perdana Menteri menyemangati semua anggota kabinetnya untuk tetap tenang dan bekerja selama proses transisi ini hingga terbentuknya pemerintahan baru," kata Juru Bicara Pemerintahan merangkap Menteri Negara Urusan Dewan Menteri, Agio Pereira dalam siaran pers, seperti dilansir Tempo.
Berdasarkan Konstitusi Presiden Republik Timor Leste, Presiden akan melakukan konsultasi dengan semua partai politik yang memiliki perwakilan di Parlemen Nasional dan Dewan Negara.
Menurut sumber dari Partai CNRT, partai koalisi di pemerintahan, dalam surat pengunduran diri yang disampaikan kepada Presiden Republik, Xanana mengusulkan kader partai oposisi Fretilin, Rui Maria de Araujo sebagai pengantinya. Rui merupakan mantan menteri kesehatan.
Menurut pemberitaan dari sejumlah media lokal, Xanana akan tetap terlibat dalam kabinet pemerintah baru dengan menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.
Setelah Timor Leste meraih kemerdekaannya dari Indonesia, Xanana dipilih sebagai presiden pertama Timor Leste. Ia menjabat sebagai perdana menteri pada tahun 2007. (*)
