Otak Orang Jatuh Cinta Serupa Pecandu Narkotik - MEDIA ONLINE

Hot

Saturday, February 14, 2015

Otak Orang Jatuh Cinta Serupa Pecandu Narkotik

Gambar Ilustrasi Otak Orang Serupa dengan Otak Pecandu Narkotik (Foto: Huffingtonpost)

CALIFORNIA – Cinta bukan hanya sebuah rasa tentang ketertarikan pada lawan jenis, sehingga salah jika seseorang mengaitkan cinta dengan jantung. Dalam dunia sains, otak adalah lokus cinta atau kalung dalam pemikiran dan bisa diartikan sebagai obat bius.

Hal tersebut diungkapkan oleh AsapSCIENCE yang menjelaskan bahwa ilmuwan menemukan tidak adanya perbedaan yang kental, antara otak orang yang sedang jatuh cinta dengan otak orang yang menggunakan kokain sebagai obat bius atau narkotik.

AsapSCIENCE menjelaskan bahwa kokain bekerja dengan menurunkan ambang yang diperlukan untuk mengaktifkan pusat kesenangan di otak seseorang, yang berarti pengguna akan merasakan kesenangan tersendiri. Pengguna merasa benar-benar dalam kondisi baik dan berbeda dengan yang tidak menggunakan kokain.

Efek tersebut sama dengan yang dirasakan pada otak orang-orang yang sedang jatuh cinta. Studi menemukan bahwa mencintai sesorang akan membuat dan memudahkan untuk memicu kesenangan seseorang untuk selalu merasa baik, demikian dikutip dari Sciencealert dan Okezone, Sabtu (14/2/2015).

Bahkan rasa jatuh cinta yang dialami seseorang bisa mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan seseorang, karena sistem pusat otak sedang dalam keadaan senang.

"Anda lihat, cinta romantis bukan hanya emosi, itu adalah sebuah perjalanan dari motor pikiran. Dan motor ini membawa energi intens, memusatkan perhatian dan kegembiraan,” jelas tim dari AsapSCIENCE.

Untuk diketahui, AsapSCIENCE adalah salah satu saluran dalam channel Youtube yang mempelajari tentang ilmu yang banyak membahas tentang fungsi tubuh. Konsep-konsep ilmiah yang ditampilan dalam setiap video, ditampilkan dalam bentuk narasi atau cerita bergambar. (*)


Post Top Ad