Lagi, Bentrok Antar-Kampung di Lampung Timur, Dua Tertembak - MEDIA ONLINE

Hot

Saturday, February 7, 2015

Lagi, Bentrok Antar-Kampung di Lampung Timur, Dua Tertembak

ilustrasi

LAMPUNG - Bentrok antar-kampung terjadi di Desa Taman Asri, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur, pada Jumat (6/2/2015) sekitar pukul 15.00 WIB. Warga Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, menyerang Desa Taman Asri.

Akibat bentrokan itu, lima rumah warga Desa Taman Asri mengalami rusak. Polisi pun melepaskan tembakan ke arah massa yang menyerang Desa Taman Asri. Tembakan mengenai dua warga yang melakukan penyerangan.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih mengatakan, dua orang itu terkena tembakan di paha dan tangan. "Keduanya sudah dibawa ke Rumah Sakit Daerah Sukadana untuk mendapat perawatan," papar Sulis kepada wartawan, Jumat malam.

Polisi juga menangkap dua orang yang kedapatan membawa senjata tajam saat melakukan penyerangan. Menurut Sulis, kedua orang tersebut sedang dalam pemeriksaan intensif di Polres Lampung Timur.

"Kami kini menempatkan 150 personel gabungan Pengendali Massa di Desa Taman Asri. Sedangkan 150 personel lainnya berjaga-jaga di dekat tempat kejadian perkara. Selain itu, lanjut dia, polisi memediasi antara tokoh Kecamatan Purbolinggo dan Kecamatan Sukadana." jelasnya.

Sulis mengungkapkan, bentrokan dipicu tindak pidana pencurian di pasar Desa Taman Asri, pada Rabu (4/2/2015) sekitar pukul 23.30 WIB. Ketika itu, ada empat orang warga Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana mencuri di toko Iksan Supriyadi.

Empat orang tersangka pencurian itu adalah DY (14), IK (16), SA (15) dan MH (15). Keempat orang yang masih berstatus pelajar itu ketahuan mencuri barang berupa sandal dan makanan ringan yang disimpan dalam boks kayu oleh satpam pasar Desa Taman Asri.

"MH berhasil melarikan diri sedangkan tiga lainnya dimassa," papar Sulis.

Massa Negara Nabung tidak terima karena ada warganya yang dihakimi massa di Taman Asri. Pada Jumat sekitar pukul 15.00 WIB, papar Sulis, 200 orang dari Desa Negara Nabung mendatangi Desa Taman Asri, seperti dilansir Tribunlampung.

Sulis mengatakan, pada saat itu polisi sudah berupaya mencegah massa Negara Nabung masuk ke Taman Asri. Namun, tutur dia, massa berhasil masuk ke Taman Asri melalui jalan tikus. Massa lalu merusak lima rumah. Polisi kemudian mengadang massa yang sudah berada di dalam Taman Asri. Sulis mengatakan, pihaknya sudah memukul mundur massa Negara Nabung dari Taman Asri. (*)



Post Top Ad