![]() |
| Suasana pemakaman David Basri, Minggu (8/2/2015). (ist) |
LAMPUNG - Kini, petugas dari kepolisian sedang memburu Dona alias Hantu (25) warga jalan Bumi Manti, Gang Delima, Kampung Baru Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, yang diduga pelaku pembunuh karyawan lembaga pembiayaan Armada Finance, David Basri (25) warga Jalan Nusantara IV, Gang Asoka II, Kelurahan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
"Dari keterangan empat saksi yang berhasil dikumpulkan, petugas sudah mengantongi identitas pelaku, yang hingga saat ini masih diburu petugas,” ujar Kapolsekta Kedaton, Kompol Sukandar, Minggu (8/2/2015).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan barang bukti berupa, baju, celana jeans, dan sendal milik korban yang berlumuran darah. Namun pihaknya belum mengetahui motif pembunuhan tersebut.
Korban sempat di bawa rekan ke rumah sakit Imanuel, Natar, Lampung Selatan, namun nyawanya tidak tertolong, dan salah seorang warga melapor ke Polsek Kedaton. Atas dasar laporan itu, petugas langsung ke Rumah Sakit Imanuel, kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, untuk dilakukan visum.
“Pagi tadi jenazah telah disemayamkan di rumah duka dan langsung dimakamkan di TPU Kelurahan Labuhan Ratu,” ungkap Sukandar, seperti dilansir Poskotanews.
Pihak keluarga belum bisa memberikan keterangan terkait masalah ini, karena masih dalam suasana duka. Seorang tetangga korban, Hary menjelaskan jika korban adalah anak ketiga dari lima bersaudara.
Menurut dia, korban sebelumnya diundang oleh rekan-rekan untuk berkumpul di belakang kantor Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung. Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB pihak keluarga mendapat kabar jika korban mengalami kecelakaan, bukannya dibunuh.
“Dari keterangan rekan-rekannya, korban meninggal dunia, diduga ditusuk oleh Don alias Hantu,” jelas Hary. (*)
