LAMPUNG - Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, Yudha Mediawan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan rencana kerja berupa program-program penunjang, untuk mendukung produksi tanaman pangan. Pihak Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) juga siap menanggung ketersediaan air, untuk menyukseskan progam produksi padi 1 juta ton di Provinsi Lampung.
"Balai Besar wilayah Sungai Mesuji Sekampung sudah ada program peningkatan kapasitas debit air, namun terkendala keterbatasan personel untuk meng-cover luasan wilayah Provinsi Lampung," ujarnya, dalam rapat sinkronisasi ketersediaan air di ruang Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setdaprov Lampung, Adeham, Jumat (6/2/2015).
Rapat yang dihadiri para kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura se-Provinsi Lampung itu, sebagai tindaklanjut penandatanganan Pakta Integritas antara kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura se-Provinsi Lampung dengan komandan Korem 043 Garuda Hitam serta komandan Kodim,
"Rapat tersebut sebagai langkah awal mendukung program peningkatan produksi padi di Provinsi Lampung," jelas Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung, Sumarju, seperti dilansir Harianlampung.
Rapat yang dipimpin Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setdaprov Lampung Adham itu menyimpulkan, masih perlu penguatan koordinasi dengan pihak kabupaten/kota penghasil padi. Karena itu, akan dilakukan evaluasi secara bertahap atas upaya pencapaian target 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Secara intensif, pihak legislatif juga akan terus mengawasi kegiatan produksi padi ini secara berkelanjutan. (*)
