LAMPUNG -
Saat ini di Kepolisian Daerah (Polda) Lampung sudah ada sekitar 20
persen polisi wanita (Polwan) senior
yang menggunakan jilbab saat berdinas. Mereka menggunakan jilbab
dengan suka rela dengan batas-batas tertentu. Namun demikian, para
polwan senior di jajaran Polda Lampung itu masih tetap menunggu
peraturan Kapolri (Perkap) dan pelaksanaan teknis soal penggunaan jilbab
bagi polwan.
"Para polwan senior yang sudah ada yang berjilbab dan ingin berjilbab masih menunggu peraturan Kapolri dan petunjuk teknis penggunaannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, di Bandar Lampung, Kamis (22/1/2015).
Selaku perempuan muslimah yang berprofesi sebagai polwan, dia menyambut lega jika sudah keluar peraturan Kapolri soal penggunaan jilbab bagi polwan. Polda Lampung memang tidak membatasi atau melarang bagi yang ingin menggunakan pakaian muslimah tersebut.
"Para polwan senior yang sudah ada yang berjilbab dan ingin berjilbab masih menunggu peraturan Kapolri dan petunjuk teknis penggunaannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, di Bandar Lampung, Kamis (22/1/2015).
Selaku perempuan muslimah yang berprofesi sebagai polwan, dia menyambut lega jika sudah keluar peraturan Kapolri soal penggunaan jilbab bagi polwan. Polda Lampung memang tidak membatasi atau melarang bagi yang ingin menggunakan pakaian muslimah tersebut.
Menurut
Sulis, sapaan akrabnya, polwan yang belum dan sudah berjilbab di Polda
Lampung, sebagai anggota Polri, tetap menunggu peraturan dari Mabes
Polri. Selama ini, tidak ada larangan dan instruksi bagi polwan yang
ingin menggunakan jilbab, akan tetapi disesuaikan dengan kondisi bidang
kerja polwan itu sendiri, seperti dilansir Republika.
Dia mengakui, penggunaan jilbab bagi polwan dalam berdinas tidak mengurangi penampilan dan kerja polwan sehari-hari. "Saya kira pakai hijab tidak mengurangi penampilan polwan dalam berdinas dan masih pantas, serta gerakannya tetap lincah. Tapi, kami masih menunggu aturannya yang berlaku," ujar Sulis. (*)
Dia mengakui, penggunaan jilbab bagi polwan dalam berdinas tidak mengurangi penampilan dan kerja polwan sehari-hari. "Saya kira pakai hijab tidak mengurangi penampilan polwan dalam berdinas dan masih pantas, serta gerakannya tetap lincah. Tapi, kami masih menunggu aturannya yang berlaku," ujar Sulis. (*)
