Kecurangan Pemilihan Ketua PDIP Bandar Lampung Terungkap - MEDIA ONLINE

Hot

Wednesday, January 21, 2015

Kecurangan Pemilihan Ketua PDIP Bandar Lampung Terungkap


LAMPUNG - Menjelang suksesi kepemimpinan di tubuh DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung periode 2015-2020 mendatang, aroma kecurangan yang diduga dilakukan oknum pengurus mulai muncul. Terkait dukungan terhadap calon Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Bandar Lampung, ditengarai sejumlah oknum pengurus DPC PDIP memanipulasi berita acara rapat pengurus anak cabang dan ranting. 

Indikasi kecurangan diungkap sejumlah pengurus ranting dan anak cabang PDI Perjuangan kepada sejumlah wartawan Rabu pagi (21/1/2015). 

Ketua PAC PDI Perjuangan Telukbetung Barat, Suwarso mengatakan, pengurus ranting di wilayahnya diminta menandatangani berita acara yang berisi pernyataan dukungan kepada tiga kandidat calon Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung.

"Padahal, penentuan dukungan terhadap kandidat calon Ketua DPC harus melalui mekanisme yang sudah ditetapkan oleh pengurus pusat," lanjut Suwarso. Dia menegaskan, sesuai hasil rapat, PAC Telukbetung Barat mendukung Topan Napitupulu, Yose Rizal, dan Palgunadi, sebagai calon Ketua DPC.

"Yang saya alami di kecamatan saya, pengurus DPC mengumpulkan ketua dan sekretaris ranting. Mereka disodori berkas dan menandatangani berkas yang sudah ada isinya dan diberi uang Rp 800 ribu," ungkap Suwarso, seperti dilansir laman RRI.

Sementara itu, Ketua Ranting PDI Perjuangan Kedamaian, Netty Haryani mengatakan, sempat didatangi oknum pengurus DPC yang menyodorkan berita acara berisi pernyataan dukungan terhadap Sjachrazad ZP, Wiyadi dan Eva Dwiana Herman HN.

Namun, Netty menolak, karena sesuai hasil rapat sudah mengusulkan Sjachrazad ZP, Topan Napitupulu, dan Yose Rizal. Diketahui, untuk menjadi calon Ketua DPC, harus berdasarkan usulan ranting dan DPAC. Nantinya DPD akan melakukan penyaringan tahap pertama menjadi lima calon, untuk dijadikan tiga calon yang akan bermusyawarah untuk menentukan Ketua, Sekretaris dan Bendahara. (*)


Post Top Ad