LAMPUNG - Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah prioritas pembangunan hunian bersubsidi, untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga cicilan di bawah Rp 2,5 juta per bulan. Selain menyediakan perumahan murah, pemerintah pusat juga memberikan bantuan pinjaman lunak untuk membayar uang muka rumah sebesar Rp 4 juta.
Hal itu dipaparkan Staf Ahli Bidang Ekonomi Kementerian Perumahan Rakyat Nyoman Shuaida, Kamis (8/1/2015). Nyoman menjelaskan, di seluruh Indonesia target pembangunan perumahan untuk rakyat sebanyak dua juta unit. Selama lima tahun ke depan anggarannya mencapai Rp 22,5 triliiun.
"Provinsi Lampung ini siapnya berapa unit melakukan pembangunan?" tanya Nyoman di hadapan pemangku kebijakan di Bandar Lampung. Lebih lanjut dia mengatakan, Lampung menjadi salah satu daerah prioritas, karena jumlah penduduknya yang padat dan pertumbuhan ekonominya lebih baik.
"Kami berharap, dalam pelaksanaannya pemerintah setempat jangan mempersulit perizinan pengembang," pinta Nyoman.
Sementara, Ketua Asosiasi Perumahan dan Permukiman Indonesia (APERSI) Provinsi Lampung, Thabrani Alamsyah mengatakan bahwa pihaknya siap menyediakan 1.000 unit rumah bersubsidi. Hunian tersebut akan dibangun di Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, dan Kabupaten Pringsewu.
"Saat ini yang sudah terbangun sebanyak 105 unit dengan tipe 36/72 di Jalan Tirtayasa, Bandar Lampung. Pengerjaanya hanya membutuhkan waktu lima hari saja," jelasnya, seperti dilansir kompas.com.
Thabrani berharap sosialisasi program rumah bersubsidi ini berjalan baik agar perumahan tersebut segera laku terjual. (*)
"Provinsi Lampung ini siapnya berapa unit melakukan pembangunan?" tanya Nyoman di hadapan pemangku kebijakan di Bandar Lampung. Lebih lanjut dia mengatakan, Lampung menjadi salah satu daerah prioritas, karena jumlah penduduknya yang padat dan pertumbuhan ekonominya lebih baik.
"Kami berharap, dalam pelaksanaannya pemerintah setempat jangan mempersulit perizinan pengembang," pinta Nyoman.
Sementara, Ketua Asosiasi Perumahan dan Permukiman Indonesia (APERSI) Provinsi Lampung, Thabrani Alamsyah mengatakan bahwa pihaknya siap menyediakan 1.000 unit rumah bersubsidi. Hunian tersebut akan dibangun di Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, dan Kabupaten Pringsewu.
"Saat ini yang sudah terbangun sebanyak 105 unit dengan tipe 36/72 di Jalan Tirtayasa, Bandar Lampung. Pengerjaanya hanya membutuhkan waktu lima hari saja," jelasnya, seperti dilansir kompas.com.
Thabrani berharap sosialisasi program rumah bersubsidi ini berjalan baik agar perumahan tersebut segera laku terjual. (*)
