![]() |
| Gunung Kunyit di Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung. (ist) |
LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana membangun pelabuhan pariwisata di Kecamatan Bumi Waras, Teluk Betung, Bandar Lampung, tepatnya di kawasan Gunung Kunyit. Untuk merealisasikan pembangunan ini, pemprov menunggu izin Direktur Batu Makmur, selaku pemilik lahan Gunung Kunyit yang dikuasai perusahaan tersebut.
“Kita lagi minta kepada perusahaan itu untuk diajak kerja sama. Entah diizinkan atau tidak. Kalau tidak, berarti belum bisa dibangun,“ jelas Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Adeham, di Bandar Lampung, Sabtu (10/1/2014).
Pembangunan dermaga itu bertujuan untuk mendukung pengembangan industri kemaritiman atau wisata bahari di Lampung, sehingga nantinya diharapkan banyak wisatawan yang mengunjungi daerah ini. Dengan adanya dermaga itu, wisatawan bisa menuju lokasi pariwisata tanpa melalui jalur darat, melainkan menggunakan kapal yang ada di beberapa dermaga di Provinsi Lampung.
“Dermaga itu untuk menunjang sektor wisata bahari yang terletak di Pelabuhan Panjang. Kalau kita mau lewat jalur darat, sekarang banyak kendala, salah satunya macet, " jelas Adeham. Jika sudah ada dermaga tersebut, seperti perjalanan ke Teluk Kiluan, Tanggamus, bisa melalui dermaga itu langsung ke tempat tujuan.
Menurut Adeham, pembangunan dermaga di Gunung Kunyit itu juga akan didukung wisata kuliner di sekitar dermaga, yang nantinya dapat menambah pemasukan bagi para pengusaha kecil, seperti dilansir harianlampung.com.
“Kita sedang menunggu keputusan dari perusahaan tersebut, sebab pimpinannya sedang berada di luar negeri. Mungkin dalam waktu dua hari ini sudah ada jawaban," ujar Adeham. Pemprov Lampung terus berkoordinasi dengan pihak Batu Makmur, agar pembangunan dermaga wisata cepat diwujudkan.
“Kita ingin secepatnya (dibangun dermaga), tidak berlarut-larut, " tegasnya. Mengenai anggaran, Pemprov Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, sebab wilayah pembangunan berada di kota ini. (*)
