PESAWARAN -
Setelah terjadi di SMPN 2 Bandar Lampung beberapa waktu lalu, kembali
kasus penipuan oleh pengusaha Biro Jasa Travel (perjalanan) terulang.
Kali ini menimpa siswa SMP Negeri 1 Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran,
Provinsi Lampung. Sebanyak 366 siswa kelas IX SMPN tersebut, Jumat
(23/1/2015) gagal berangkat studi tur ke Jakarta dan Bandung, Jawa
Barat.
Penyebabnya,
pihak penyedia jasa perjalanan, Travel Buana Indah Gemilang (BIG) Tour
hanya mengirimkan satu unit bus untuk mengangkut para siswa tersebut.
Padahal, pihak travel seharusnya menyiapkan enam unit bus, sesuai
perjanjian dengan pihak sekolah.
"Kita
sudah bayar biaya perjalanan studi tur siswa ke Jakarta dan Bandung
mulai 23 sampai 26 Januari, sebesar Rp158 juta atau 80 persen dari biaya
keseluruhan, yang diminta pihak travel BIG Tour. Tapi kita tunggu
sampai jadwal keberangkatan jam 1 siang, hanya satu bus yang dikirim.
Padahal, anak-anak sudah menunggu sejak pukul 11 siang," jelas Kepala
SMPN 1 Gedong Tataan, Harun. Dia mengaku sudah mengutus salah satu guru
ke kantor travel di Bandar Lampung itu, untuk menanyakan perihal
keberangkatan tersebut.
"Tapi
kata pegawai travel, uang pembayaran biaya perjalanan wisata siswa ini
sudah dibawa kabur direktur travel, Alhasil Widi Tyasanto," tutur
Harun. Menurut dia, kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Gedong Tataan.
Selanjutnya, pihak Polsek Gedong Tataan saat ini sudah menahan Agus,
Kepala Biro Marketing Travel BIG Tour, seperti dilansir Harianlampung.
"Meski
demikian, Kami tetap bertanggung jawab. Anak-anak tetap harus berangkat
studi tur ke Bandung. Paling lambat saya usahakan 15 Februari 2015
mereka berangkat," janji Harun. Untuk biaya studi tur ini, setiap siwa
dikenakan biaya sebesar Rp 850 ribu. (*)
