Lagi, Sekolah di Lampung Jadi Korban Bos Travel - MEDIA ONLINE

Hot

Saturday, January 24, 2015

Lagi, Sekolah di Lampung Jadi Korban Bos Travel


PESAWARAN - Setelah terjadi di SMPN 2 Bandar Lampung beberapa waktu lalu, kembali kasus penipuan oleh pengusaha Biro Jasa Travel (perjalanan) terulang. Kali ini menimpa siswa SMP Negeri 1 Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Sebanyak 366 siswa kelas IX SMPN tersebut, Jumat (23/1/2015) gagal berangkat studi tur ke Jakarta dan Bandung, Jawa Barat. 

Penyebabnya, pihak penyedia jasa perjalanan, Travel Buana Indah Gemilang (BIG) Tour hanya mengirimkan satu unit bus untuk mengangkut para siswa tersebut. Padahal, pihak travel seharusnya menyiapkan enam unit bus, sesuai perjanjian dengan pihak sekolah. 

"Kita sudah bayar biaya perjalanan studi tur siswa  ke Jakarta dan Bandung mulai 23 sampai 26 Januari, sebesar Rp158 juta atau 80 persen dari biaya keseluruhan, yang diminta pihak travel BIG Tour. Tapi kita tunggu sampai jadwal keberangkatan jam 1 siang, hanya satu bus yang dikirim. Padahal, anak-anak sudah menunggu sejak pukul 11 siang," jelas Kepala SMPN 1 Gedong Tataan, Harun. Dia mengaku sudah mengutus salah satu guru  ke kantor travel di Bandar Lampung itu, untuk menanyakan perihal keberangkatan tersebut. 

"Tapi kata pegawai travel, uang pembayaran biaya perjalanan wisata siswa ini sudah dibawa kabur direktur travel,  Alhasil Widi Tyasanto," tutur  Harun. Menurut dia, kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Gedong Tataan. Selanjutnya, pihak Polsek Gedong Tataan saat ini sudah menahan Agus, Kepala Biro Marketing Travel BIG Tour, seperti dilansir Harianlampung.

"Meski demikian, Kami tetap bertanggung jawab. Anak-anak tetap harus berangkat studi tur ke Bandung. Paling lambat saya usahakan 15 Februari 2015  mereka berangkat," janji Harun. Untuk biaya studi tur ini, setiap siwa dikenakan biaya sebesar Rp 850 ribu. (*)

 

Post Top Ad