Kunjungan Menhub Jonan ke Lampung Disambut Bambu Runcing - MEDIA ONLINE

Hot

Friday, January 23, 2015

Kunjungan Menhub Jonan ke Lampung Disambut Bambu Runcing


LAMPUNG -
Kedatangan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan ke kantor PT KAI Sub Divre III.2 Tanjungkarang. Lampung, Jumat (23/1/2015), disambut puluhan warga RT 01, Kampung Tempel, Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, dengan puluhan bambu runcing, yang berjejer di dalam Posko Perjuangan Forum Masyarakat Bersatu, di Jalan Teuku Umar Nomor 41 Tanjungkarang.

"Ini bambu runcing sebagai simbol perjuangan, kalau dulu bertempur melawan penjajah Belanda menggunakan bambu runcing. Sekarang kami berjung mempertahkan rumah kami yang akan dieksekusi PT KAI," kata Robert Gulthom Ketua Forum Masyarakat Bersatu.

Menurut dia,  kebijakan rencana eksekusi lahan perumahan warga oleh PT KAI Sub Divre III.2 Tanjungkarang, hanya berdasarkan ground card. 

"Itu peninggalan zaman belanda mas, kalau PT.KAI bisa menunjukan surat tanah, saya jamin semua yang unjuk rasa ini bubar," terangnya. Warga setempat, lanjut Gulthom, ingin bertemu dengan Menhub Igansius Jonan. 

"Kami minta disediakan waktu untuk membicarakan persoalan sengketa tanah ini dengan Pak Menhub. PT KAI jangan main gusur saja," tegasnya. Gulthom  menjelaskan, sejak 2 minggu lalu, warga  sudah mendapat surat peringatan dari PT KAI untuk segera  mengosongkan rumah.

"PT.KAI meminta warga yang akan dieksekusi lahannya segera mengosongkan rumah per tanggal 25 Januari," ungkapnya, seperti dilansir Harianlampung.

Rencananya, lanjut dia, PT KAI akan mengeksekusi sekitar 10 rumah warga di sisi Jalan Tengku Umar tepatnya mulai dari pertigaan menuju jalan Hanoman sampai dengan bekas lokasi rumah Dinas PT. KAI yang sudah  dieksekusi pada  Desember 2014. 

"Penghuni rumah dinas saja, mendapatkan ganti rugi Rp50 juta sampai Rp80 juta. Kok kami yang membagun rumah ini dengan uang pribadi  disuruh keluar begitu saja, tanpa ada kompensasi," jelas Gulthom. (*)

Post Top Ad