![]() |
| Pengurus KONI Lampung saat menggelar rapat koordinasi. (ist) |
LAMPUNG - Para pengurus cabang olahraga (Cabor) di Provinsi Lampung diharapkan segera menggelar musyawarah provinsi (Musprov). Sebab, bagi yang
belum memperpanjang masa bakti kepengurusan melalui Musprov, pihak
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung tidak akan memberikan
bantuan untuk kegiatan cabang olahraga itu, selama pengurus tersebut
belum melaksanakannya.
Diketahui,
hingga kini ada empat cabang olahraga yang belum menggelar musprov. Hal
ini seperti diungkapkan Bendahara KONI Lampung, Helmy Arsyad, di Gedung
Sumpah Pemuda (GSP) Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (21/1/2015).
“KONI
akan mempending pemberian bantuan kepada pengurus cabor yang
demisioner. Artinya, siapa saja pengurus cabor yang mengajukan usulan
dana bantuan ke KONI, tapi kepengurusan sudah habis masa baktinya,
pemberian bantuan ditunda," jelasnya.
Langkah
ini diambil KONI setelah melalui berbagai pertimbangan. Di antaranya,
KONI ingin memberikan motivasi kepada pengurus cabor segera mungkin
melaksanakan musprov guna memilih ketua maupun pengurus baru. Lainnya,
KONI tak ingin disalahkan dengan pemberian bantuan kepada pengurus cabor
demisioner. Juga, ingin lebih tertib administrasi.
“Kalau
memberikan bantuan kepada pengurus cabor demisioner, tentu akan
menyalahi aturan. Karena tidak memiliki dasar hukum kuat. Karena itu,
kita berharap semua pengurus cabor memahaminya, demi lancarnya kerja
sama yang selama ini terbina,” tegas Helmy.
Sebelumnya,
KONI Lampung melalui bidang organisasi memberikan teguran kepada
pengurus cabor yang masa kepengurusannya habis agar segera melaksanakan
musprov.
Cabor
yang sudah habis masa kepengurusannya, PBVSI, PTMSI, PRSI, dan IPSI
Lampung. Jika sudah melaksanakan musprov, diharapkan dapat memilih ketua
dan kepengurusan baru dan secepatnya melaporkan ke KONI, seperti dilansir Harianlampung.
“KONI
berharap cabor-cabor terkait segera melaksanakan musprov. Apabila sudah
terbentuk kepengurusan baru, segala sesuatunya dilaporkan ke KONI. Soal
pengajuan cabor terkait dana kegiatan, KONI akan memberikan bantuan
yang disesuaikan,” pungkas Helmy. (*)
