![]() |
| M Harun |
BANDAR LAMPUNG - Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Kabar duka datang dari lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Bandar Lampung M Harun menghembuskan nafas terakhir, Senin (12/1/2015).
Tampak Wali Kota Bandar Lampung Herman HN hadir di rumah duka didampingi pejabat daerah se-Kota Bandar Lampung, diantaranya Kadis PU Ibrahim, Kadishub Rifa'i, dan Kepala Basatpol PP Cik Raden, di Jalan Sukardi Hamdani Palapa 8/3 Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Pelayat dari kalangan dinas dan masyarakat sekitar mulai mendatangi tempat ini.
Rifat Akbar, anak bungsu dari almarhum M Harun menuturkan, ayahandanya meninggal akibat serangan jantung sekitar jam 1 dini hari, Senin. Tidak ada tanda-tanda khusus bahwa Harun akan meninggalkan keluarganya selamanya.
"Nggak ada tanda apa-apa atau pesan sama kami, karena Minggu malam sekitar jam 10 masih ngobrol bareng. Jam 1 malam kedengaran seperti ngorok, terus papa udah nggak ada (meninggal)," kata Rifat, yang masih tampak sedih didekat ibundanya.
"Bagi saya papa adalah sosok yang tegas dan baik. Nggak pernah marah sama kami (anak-anak), dan suka bercanda," tambahnya, seperti dilansir tribunlampung.co.id.
Di mata para stafnya, sosok M Harun adalah pemimpin yang tegas dan menimbulkan kesan yang baik. Selain itu, Harun juga dikenal sebagai pria yang hobi bernyanyi.
"Bapak itu bagi kami adalah sosok pemimpin yang tegas. Tapi dia itu juga sangat suka nyanyi. Kadang dia datangkan alat musik seperti organ untuk nyanyi bersama stafnya di kantor. Mungkin untuk menghilangkan penat dalam bekerja," ungkap Agnes, salah satu staf Disbudpar Bandar Lampung, di rumah duka.
"Kami sangat kehilangan sosok bapak. Kami berduka. Tapi yang namanya ajal kan nggak bisa diduga datangnya. Kami hanya mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima disisi Allah SWT," katanya. (*)
