![]() |
| Joko Widodo (Jokowi) |
JAWA TIMUR - Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menghapus subsidi pupuk di Indonesia, sebagai kebijakan yang tidak pro rakyat dan petani. Bahkan kebijakan ini menuai kecaman mulai tingkat pusat hingga daerah. Pemerintahan saat ini dibawah kepemimpinan Jokowi dituding akan menghancurkan kehidupan para petani yang selama ini selalu menjadi ‘permainan’ oleh kebijakan pemerintah.
“Saya melihat pemerintah sekarang ini bisanya hanya menghapus saja, tanpa melalui evaluasi yang matang. Jujur kalau subsidi pupuk dihapus, maka dipastikan kehidupan para petani kita semakin terpuruk,” tegas anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Yusuf Rohana saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (11/1/2015).
“Saya melihat pemerintah sekarang ini bisanya hanya menghapus saja, tanpa melalui evaluasi yang matang. Jujur kalau subsidi pupuk dihapus, maka dipastikan kehidupan para petani kita semakin terpuruk,” tegas anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Yusuf Rohana saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (11/1/2015).
Apalagi, lanjut dia, dalam MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) 2015, dituntut hasil pertanian kita dapat bersaing dengan produk luar. Maka dapat dibayangkan ketika subsidi pupuk di hapus, secara otomatis harga produk pertanian kita akan kalah bersaing dengan milik tetangga sebelah (luar negeri).
Politikus asal PKS ini mengatakan harga produk pertanian akan ikut terdongkrak naik akibat dihapuskannya subsidi tersebut. Dengan begitu masyarakat yang akan dirugikan lagi, setelah bahan bakar minyak (BBM) naik, meski diturunkan kembali ternyata tidak membawa dampak yang signifikan dengan diikuti naiknya hampir semua bahan pokok.
Politikus asal PKS ini mengatakan harga produk pertanian akan ikut terdongkrak naik akibat dihapuskannya subsidi tersebut. Dengan begitu masyarakat yang akan dirugikan lagi, setelah bahan bakar minyak (BBM) naik, meski diturunkan kembali ternyata tidak membawa dampak yang signifikan dengan diikuti naiknya hampir semua bahan pokok.
"Ditambah lagi dengan naiknya harga LPG dan kini dibarengi hilangnya subsidi pupuk," ujarnya.
Diketahui, pemerintah akan menghapus subsidi pupuk. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Aviliani usai bertemu presiden di Istana Negara beberpa waktu lalu.
Diketahui, pemerintah akan menghapus subsidi pupuk. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Aviliani usai bertemu presiden di Istana Negara beberpa waktu lalu.
“Presiden ingin subsidi pupuk dihapus,” jelas Aviliani, seperti dilansir skalanews.com.
Aviliani menjelaskan, rencana penghapusan subsidi pupuk itu dilandasi fakta bahwa selama ini sebagian pupuk subsidi justru diselewengkan, tidak diberikan kepada petani yang berhak. Karena itu, lanjut Aviliani, Jokowi menginginkan agar subsidi pupuk dialihkan ke pos lain di sektor pertanian. (*)
Aviliani menjelaskan, rencana penghapusan subsidi pupuk itu dilandasi fakta bahwa selama ini sebagian pupuk subsidi justru diselewengkan, tidak diberikan kepada petani yang berhak. Karena itu, lanjut Aviliani, Jokowi menginginkan agar subsidi pupuk dialihkan ke pos lain di sektor pertanian. (*)
