Ternyata Pembunuh Ningsih Keponakannya yang Sakit Hati - MEDIA ONLINE

Hot

Thursday, April 2, 2015

Ternyata Pembunuh Ningsih Keponakannya yang Sakit Hati

Tersangka Yunita Amalia (tengah). (Foto: tribunlampung)

BANDAR LAMPUNG - Polisi sudah menangkap dua pelaku perampokan disertai pembunuhan Suharningsih alias Ningsih (41) warga Perumahan Griya Sejahtera, Jalan Pagar Alam, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Kamis (2/4/2015) siang. 

Setelah diperiksa polisi, terungkap jika kedua pelaku yang merupakan pasangan suami istri, Darwin dan Yunita Amalia, adalah keponakan suami korban, Muhzan Zein. Menurut Nita, panggilan singkat Yunita Amalia, hal itu dilakukan karena suaminya merasa sakit hati dengan Muhzan Zein, yang memaksa Darwin menalak cerai Nita. 

"Suami saya sakit hati, makanya dia membunuh Suharningsih," ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/4/2015).

Tersangka Yunita masih berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung. Yunita mengaku ia adalah staf di bagian bedah di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, seperti dilansir Tribunlampung

"Saya PNS bagian bedah," ungkapnya.

Polisi juga sudah menyita mobil milik korban. Namun ada yang berbeda dari mobil Toyota Agya milik mantan anggota DPRD Bandar Lampung Muhzan Zein, yang dibawa perampok. Selain merubah plat nomor kendaraan, para tersangka memasang stiker bertuliskan 'SADIS', identik dengan perbuatan mereka. Stiker tersebut ditempel di kaca belakang mobil. Para tersangka juga melepas stiker gambar logo Apple di kaca bagian belakang. 

Kepala Polresta Bandar Lampung Komisaris Besar Dwi Irianto mengatakan, motif pembunuhan terhadap Suharningsih, istri mantan anggota DPRD Bandar Lampung Muhzan Zein, adalah dendam. Dwi menuturkan, tersangka Nita yang merupakan keponakan Muhzan, ada sakit hati dengan Muhzan.

"Hasil interogasi motifnya adalah dendam," kata dia. Menurut Dwi, eksekutor pembunuhaan Suharningsih adalah Darwin, suami Nita. Sedangkan Nita ikut mengangkut barang-barang yang ada di dalam rumah korban.

Diketahui, Suharningsih, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Perumahan Griya Sejahtera, Jalan Pagar Alam, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Senin (30/3/2015) siang. Korban ditemukan tewas di ruang tamu rumah dalam kondisi telungkup dengan kedua tangan terikat ke belakang. 

Suami korban, Muhzan  juga mengungkapkan, selain mobil Toyota Agya bernomor polisi BE 2559 YR warna putih, ada barang lain yang hilang dibawa perampok. Barang-barang hilang itu berupa sekotak perhiasan emas 100 gram lebih, uang tunai sekitar Rp 15 juta, ponsel Samsung, Iphone, Nokia, Blackberry. Selanjutnya adalah televisi 29 inch dan enam lembar kartu kredit dari berbagai bank. (*)

Post Top Ad