![]() |
| Anggota Paspampres. (ilustrasi/ist) |
BOGOR - Seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Grup C Bogor, Prajurit Satu (Pratu) Nucy Irfan Mufikhin tewas setelah ditujah orang yang tidak dikenal, di kawasan perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan, Kota Bogor. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penusukan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (2/4/2015).
Dari lokasi kejadian, polisi mendapatkan korban tewas dengan luka tusukan pada bagian dada. Sedangkan di sekitar tubuh korban ditemukan sepeda motor Satria FU, dompet, dan dua buah telepon selular yang diduga milik korban.
Sebelum ditemukan tewas, Irfan diketahui terlibat keributan di sebuah kafe di kawasan Orchard, BNR, Bogor Selatan. Lalu, buntut dari keributan tersebut berlanjut hingga keributan kedua di dekat jembatan, masih di kawasan yang sama dan mengakibatkan korban tewas.
Pascakeributan, Irfan yang mengalami luka tusuk dibawa ke Rumah Sakit Melania, di Jalan Pahlawan, Bogor Selatan, namun korban tidak tertolong. Selanjutnya, jasad di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Mapolwil Bogor untuk dilakukan otopsi.
“Korban mengalami luka tusuk pada bagian dada hingga melukai hulu hati,” kata seorang petugas forensik.
Selanjutnya, sekitar pukul 17.00, WIB korban langsung dibawa ke Jombang, Jawa Timur untuk dikebumikan. Hingga Kamis malam, belum ada keterangan resmi terkait peristiwa tersebut, seperti dilansir Beritasatu.
Kepala Kepolisian Sektor Bogor Selatan, Komisaris Arif Gunawan saat dimintai keterangan hanya mengatakan, “Sebentar mas, masih kami selidiki,” ujarnya singkat. (*)
