SUKABUMI - Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi, Jawa Barat, dan sekitarnya sejak Sabtu (28/3/2015) siang, membuat Kampung Cimerak, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cirenghas, Sukabumi dilanda longsor. Dari informasi yang dihimpun di Kecamatan Cirenghas, Sukabumi, Minggu (29/3/2015) bahwa tanah longsor terjadi pukul 23.00 wib dan sedikitnya ada 12 rumah tertimbun tanah.
Hingga saat ini sejumlah warga dan tim penolong masih melakukan pencarian dan evakuasi. Untuk sementara, tim baru menemukan dua korban tewas, salah satu korban diketahui bernama Maya. Tim penolong (SAR) bersama warga masih terus melakukan pencarian korban, kabarnya masih ada 13 korban lainnya yang masih tertimbun longsor.
Dari data sementara yang dihimpun di Kecamatan Cirenghas, Sukabumi, Minggu, sedikitnya ada 12 orang yang tertimbun tanah longsor. Diantaranya, Ilis (38), Dodong (4), Dea (4), Faisol (68), Odot (50), Aldi (15), Maya (13), Dede Z (25), Nyitin (40), Dede Mitra (25) dan dua korban lainnya belum diketahui identitasnya.
Namun dari proses pencarian itu ditemukan dua korban Dede Mitra dan Dea dalam keadaan selamat. Keduanya telah dievakuasi ke Balai Desa Tegal Panjang, Kec. Cirenghas, Sukabumi Untuk sementara tim penolong baru berhasil menemukan dua korban tewas yang berhasil dievakuasi, salah satunya terindentifikasi bernama Maya yang kondisinya tertimbun reruntuhan atap rumah, seperti dilansir Skalanews.
Hingga kini tim penolong yang dibantu bersama warga masih terus melakukan pencarian korban. Namun mengingat kondisi tanah yang masih labil dan dikhawatikan akan terjadi longsor susulan, maka proses evakuasi malam ini akan dilanjut besok pagi. (*)
