![]() |
| (dok. Korem 043/Gatam Lampung) |
LAMPUNG - Bertempat di Lapangan Tembak Batalyon 143/TWEJ, Candimas, Natar, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, anggota Korem 043/Garuda Hitam melaksanakan latihan menembak senjata ringan (senapan laras panjang dan pistol) pada Triwulan I Tahun Anggaran 2015 yang dilaksanakan pada 18-20 Maret 2015.
Sesuai dengan direktif latihan yang diturunkan dari Komando Atas, Korem 043/Gatam melaksanakan materi menembak dengan jarak 100 meter untuk senjata laras panjang dengan posisi tiga sikap, masing-masing sikap menggunakan amunisi sebanyak 10 butir. Sedangkan untuk menembak Pistol jarak 25 meter dengan posisi berdiri dua tangan sebanyak 16 butir.
Komandan Korem 043/Garuda Hitam Kolonel Arm Winarto M.Hum menegaskan, kemampuan menembak merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki seorang prajurit, sehingga prajurit selalu siap dalam menghadapi tugas baik operasional maupun pada event uji terampil menembak.
"Dalam melaksanakan latihan menembak agar diperhatikan faktor keamanan dengan berpedoman pada Protap Latihan yang telah diaplikasikan di lapangan. Saat melaksanakan latihan jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat di daerah latihan," jelasnya, seperti dalam rilis yang dikirim ke redaksi Lampungonline, Jumat (20/3/2015).
Sementara, Kepala Seksi Operasi Korem 043/Gatam, Mayor (Inf) Faisal Nasution sebagai Koordinator Latihan menyampaikan, pada tahun ini pihaknya melaksanakan latihan menembak setiap Triwulan.
"Untuk itu, laksanakan latihan ini sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditentukan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Hal ini untuk meningkatkan keterampilan menembak, baik senapan maupun pistol bagi para prajurit," paparnya.
Lebih lanjut, Faisal Nasution yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan, latihan menembak merupakan bagian dari program kerja bidang latihan dan pembinaan satuan prajurit TNI AD. Latihan ini juga dalam rangka menjaga, memelihara dan meningkatkan kemampuan serta kecakapan menembak, sebagai bentuk jati diri TNI yang professional.
Latihan menembak ini diikuti prajurit dari tingkat Tamtama, Bintara dan Perwira. Untuk laras panjang senjata FNC sebanyak 110 orang personil, pistol P1 sebanyak 30 orang personil. Sedangkan pistol TT sebanyak 32 orang personil, Untuk para prajurit yang melaksanakan menembak senjata laras panjang, wajib melakukan tembakan dengan tiga sikap yakni tiarap, duduk dan berdiri. (ales/ruslan)
