![]() |
| ilustrasi |
LAMPUNG SELATAN -
Seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kalianda, Lampung
Selatan melapor ke Mapolres Lampung Selatan, lantaran menjadi korban
penipuan oleh oknum bank setempat hingga miliaran rupiah.
H
Safsidi warga Raden Intan Kalianda saat ditemui di Maporles Lampung
Selatan, mengatakan, dirinya menjadi korban penipuan yang berkedok
deposito oleh oknum pegawai Bank BRI Cabang Kalianda, sehingga dirugikan
sekitar Rp2,6 miliar.
Ia
menceritakan, kejadian bermula saat Bisma oknum pegawai bank tersebut
pada bulan Oktober 2014, mendatangi dirinya untuk menawarkan deposito
dengan janji-janji keuntungan yang menggiurkan. Pengusaha toko bangunan
itu, tergiur untuk mengikuti deposito tersebut dan memberikan uang
setoran murni total Rp3,3 miliar.
Safsidi
mengatakan, dirinya sudah mendapatkan cicilan setoran sebesar Rp850
juta. Namun ketika mau meminta cicilan deposito selanjutnya, oknum
tersebut mulai menghindar dan menunda-nunda pencairan dana tersebut.
“Awalnya
bagus, tapi saat seterusnya, dia terus menghindar dan tidak bisa
ditemui. Yang membuat syok, adanya laporan polisi tentang penipuan yang
dilakukan oleh seorang oknum Bank BRI,” kata dia, seperti dilansir Jurnalsumatra, Kamis (5/2/2015).
Khawatir
dengan kejadian itu, Safsidi langsung melaporkan peristiwa itu ke
Kepala Cabang Bank BRI Kalianda, pada tanggal 29 Januari 2015. Ia
menyebutkan berdasarkan keterangan Kacab BRI itu, dokumen setoran yang
diberikan oleh Bisma ternyata palsu alias tidak terkoneksi dalam daftar
rekening resmi di bank itu.
“Saya
sempat marah-marah di sana, karena belum ada tindakan hingga saat ini,
makanya saya melaporkan kejadian ini ke Polres untuk ditindak,” ujarnya.
Informasinya, kata Safsidi, uang dari para nasabah tersebut digunakan
untuk kepentingan pribadi sang oknum BRI.
“Katanya, uang ini dikirim ke keluarganya,” jelasnya.
Sementara
itu, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Hengki mengaku, pihaknya sudah
mengamankan oknum pegawai Bank BRI setempat yang diduga sudah melakukan
penipuan terhadap nasabah.
“Orangnya sudah kita tahan, dia adalah salah satu staf di Bank BRI Kalianda,” kata dia.
Kapolres mengatakan, ada sekitar 12 orang yang menjadi korban penipuan
oleh oknum tersebut. Namun kata dia, baru beberapa orang saja yang
memberikan keterangan atau melaporkan kejadian itu.
“Berdasarkan
keterangan tersangka, ada sekitar 12 orang yang menjadi korbannya,
dengan kerugian seluruh korban mencapai miliaran rupiah,” tambahnya. (*)
