Penjual Pakaian Bekas di Bali Terancam Bangkrut - MEDIA ONLINE

Hot

Thursday, February 12, 2015

Penjual Pakaian Bekas di Bali Terancam Bangkrut


BALI - Penjual pakaian impor-bekas di Kabupaten Jembrana, Bali, terancam bangkrut, karena sepi pembeli setelah pemerintah mengumumkan temuan bakteri berbahaya pada barang tersebut.

"Sejak pemerintah mengumumkan temuan bakteri berbahaya, konsumen yang membeli pakaian bekas di kios saya ini langsung turun drastis," kata H Muhammad Sutrisno, penjual pakaian bekas di Pasar Umum Negara, Rabu (11/2/2015).

Ia mengaku, sebelum temuan bakteri yang disusul dengan larangan impor pakaian bekas diberlakukan, dalam sehari puluhan barang dagangannya bisa laku terjual. Menurutnya, saat ini nyaris tidak ada pembeli yang masuk ke kiosnya, sehingga bisa laku satu potong setiap hari ia sudah bersyukur.

"Sering satu hari penuh, tidak ada satupun pembeli. Kalau seperti ini terus, usaha saya ini pasti bangkrut," ujar Sutrisno, seperti dilansir Skalanews.

Ia juga mengungkapkan, selama puluhan tahun menjual pakaian bekas baik lokal maupun impor, dirinya tidak pernah mendapatkan keluhan penyakit dari pembeli yang disebabkan pakaian tersebut. Karena cukup banyak pedagang seperti dirinya, ia berharap, pemerintah mencabut larangan impor pakaian bekas, dan menggantinya dengan aturan yang berkaitan dengan kebersihannya saja.

"Pakaian bekas ini, juga membantu warga kurang mampu untuk mendapatkan pakaian yang layak, karena harganya sangat terjangkau," katanya. (*)


Post Top Ad