AMAZON – Selama jutaan tahun, Amerika Selatan menjadi ‘island continent’. Secara geografik, Amerika Selatan terisolasi dari Afrika, sebagai dampak dari lempengan tektonik lebih dari 65 juta tahun yang lalu. Continent atau benua tersebut menjadi saksi evolusi banyak binatang dan tumbuhan.
Seiring dengan berjalannya waktu, sekelompok monyet dan hewan pengerat (rodent) mencapai pulau tersebut. Bahkan, sisa-sisa dari keberadaanya tersebut telah menjadi catatan fosil. Kendati demikian, sejarah evolusi monyet di Amerika Selatan masih memiliki banyak misteri.
Penemuan baru dari jantung Peruvian Amazon mengungkapkan kunci dari evolusi hewan tersebut. Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 4 Februari 2015 dalam jurnal ilmuwan, Nature, penemuan tiga monyet punah dari Peru Timur merupakan petunjuk kuat bahwa monyet Amerika Selatan memiliki keturunan Afrika.
Salah satu penulis Dr. Ken Campbell, Kurator atau pengawas institusi warisan budaya dan seni di Natural History Museum Los Angeles Country (NHM) mengungkapkan, penemuan fosil tersebut pertama kali ditemukan pada 2010. Butuh dua tahun untuk menyadari bahwa itu merupakan fosil dari monyet primitif.
Seperti dilansir laman Sciencedaily dan Okezone, Kamis (5/2/2015), banyak bukti datang sebagai upaya untuk mengidentifikasi fosil tersebut. Bahkan selama beberapa tahun, Campbell telah melakukan survey di daerah terpencil Amazon Basin, Amerika Selatan untuk menemukan petunjuk mengenai kehidupan biologis pada masa lampau.
Laporan lebih lanjut, Campbell juga telah memfokuskan pencariannya pada Peru Timur dan bekerjasama dengan tim ahli paleontologi Argentina yang merupakan ahli fosil Amerika Selatan. Tujuan dari penelitian tersebut ialah untuk menguraikan asal usul evolusi dari salah satu daerah yang paling beragam secara hayati di dunia.
Berdasarkan catatan fosil sebelumnya dari New World Monkey (monyet yang ditemukan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah) tercatat bahwa monyet tiba di Amerika Selatan sejak 26 juta tahun lalu. Sedangkan fosil baru menunjukkan bahwa monyet pertama kali tiba di Amerika Selatan sekira 36 juta tahun lalu.
Penemuan ini mendorong kembali kolonisasi monyet sekira 10 juta tahun lalu dan karakteristik gigi dari monyet pertama yang tiba di Amerika Selatan merupakan monyet yang berhasil menyebrangi Samudera Atlantik dari Afrika. (*)
