LAMPUNG - Saat ini di Provinsi Lampung, penyakit demam berdarah dengue (DBD), telah masuk fase luar biasa. Pasalnya, pasien penderita DBD yang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung terus bertambah. Sejak awal Februari, tercatat sebanyak 10 pasien positif DBD.
"Hari
ini (kemarin) ada dua pasien, seorang pasien dari Kota Bumi dan
seorang lagi dari Kota Bandar Lampung, bernama Azka Reihana ,3 tahun,
warga jalan Pangeran Antasari, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung,”
jelas Kasi Humas RSUDAM Provinsi Lampung, Esti Comalaria, Jumat
(13/2/2015).
Dari data pihak RSUDAM pada bulan Februari 2015, ada beberapa kecamatan di Bandar Lampung yang diduga menjadi endemic DBD, seperti di wilayah Teluk Betung Barat, Kedaton, Sukarame, Suka Bumi dan Tanjung Karang Pusat. Ada warga yang berasal dari kecamatan tersebut yang dirawat di Rumah Sakit Umum itu.
Dari data pihak RSUDAM pada bulan Februari 2015, ada beberapa kecamatan di Bandar Lampung yang diduga menjadi endemic DBD, seperti di wilayah Teluk Betung Barat, Kedaton, Sukarame, Suka Bumi dan Tanjung Karang Pusat. Ada warga yang berasal dari kecamatan tersebut yang dirawat di Rumah Sakit Umum itu.
"Menurut
catatan data sebelumnya, di RSUDAM pada Januri 2015 lalu, ada 24 pasien
positif DBD. Enam orang di antaranya meninggal dunia, dengan rincian
empat orang pasien berasal dari Kota Bandar Lampung dan dua orang pasien
dari kabupaten,” ungkap Esti Comalaria.
Sementara, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Nunung Fismahalis, mengatakan, sejak musim penghujan ini DBD di Lampung sudah sangat mengkhawatirkan, seperti dilansir Poskotanews.
Sementara, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Nunung Fismahalis, mengatakan, sejak musim penghujan ini DBD di Lampung sudah sangat mengkhawatirkan, seperti dilansir Poskotanews.
”Sebab sudah ada enam pasien yang meninggal, ini sudah masuk fase kejadian luar biasa (KLB),” kata Nunung. Wali Kota Bandar lampung, Herman HN mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan camat dan lurah untuk melakukan fogging. (*)
