![]() |
| Kondisi Jalan Varia Agung, Seputih Mataram, Lampung Tengah. (ist) |
LAMPUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyatakan, masih terdapat di 368 desa/kelurahan di Lampung yang ruas jalannya masih dalam kondisi rusak. Akses transportasi buruk ini menghambat perekonomian masyarakat desa tersebut.
"Infrastruktur jalan yang buruk berpengaruh dengan pendapatan masyarakat," kata Kepala BPS Lampung Adhi Wiriana, Selasa (17/2/2015). Ia mengatakan, pihaknya melakukan survei pendataan potensi desa 2014 terhadap infrastruktur jalan di desa/kelurahan di Lampung. BPS mencatat ada sekitar 2.629 desa/kelurahan yang menggunakan sarana transportasi darat.
Dari jumlah itu, sebanyak 2.261 desa/kelurahan atau 86 persen sudah tersedia jalan yang dapat dilalui kendaraan roda empat. Sedangkan infrastruktur jalan yang masih buruk terdapat di 368 desa/kelurahan atau total jumlah 14 persen, seperti dilansir Republika.
"Padahal, warga desa tersebut sangat menggantung potensi jalan yang baik untuk kelancaran perekonomian. Untuk itu, pembangunan prasarana jalan dapat memicu pertumbuhan daerah baru, dengan terjadinya peningkatan volume arus lalu lintas," jelas Adhi. (*)
