METRO - Hasil
pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) SMAN 1 Metro, Lampung, yang menelan
dana sekitar Rp 4 miliar, nampaknya dikerjakan asal-asalan sehingga
tidak sesuai dengan yang diharapkan. Secara kasat mata, terlihat jelas
pengerjaan atap plafon bagian dalam ruangan GSG itu, untuk kedua kalinya
jebol.
Begitu
juga dengan cat pada bangunan tersebut sudah luntur, ditambah beberapa
lampu luar ruangan yang tidak terpasang. Padahal, bangunan Gedung Serba
Guna itu sama sekali belum digunakan dan saat ini pengelolaan masih
dipegang oleh Dinas Pedidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Metro.
“Saat
ini pengelolaan Gedung Serba Guna SMAN 1 Metro masih dikelola melalui
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Metro. Belum ada serah terima
pengelolaan gedung dari dinas ke pihak sekolah," ujar Kepala SMAN 1 Metro, Suparni, Jumat (16/01/2015).
Ketika Lampung Online menanyakan kepada Suparni melalui sambungan telpon
mengenai jebolnya plafon bagian dalam ruangan GSG itu yang untuk kedua
kalinya, kepala sekolah tersebut mengaku tidak tahu, karena semuanya
masih di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota
Metro.
“Semula
Kami berencana akan menggunakan Gedung Serba Guna sebagai tempat acara
dan akan minta izin ke dinas untuk penggunaan sementara. Tapi kalau
kondisi plafon bagian dalam GSG otu jebol dan berbahaya bagi siswa, Kita
akan menggunakan halaman luar gedung untuk menghindari hal yang tidak
diinginkan," papar Suparni. (arif)

