Pembangunan Tol Sumatera Tinggal Eksekusi Lahan - MEDIA ONLINE

Hot

Monday, January 12, 2015

Pembangunan Tol Sumatera Tinggal Eksekusi Lahan


JAKARTA -
Tidak hanya membangun trans Jawa, pemerintah juga menargetkan pembangunan jalan tol trans Sumatera dan sejumlah dermaga tambahan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Itu termasuk dalam target pembangunan jalan tol sepanjang 1.088 km yang selesai tahun 2019 mendatang.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPU&PR), Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan tol trans Sumatera sepanjang 434 km dari Bakauheni (Lampung)-Terbanggi Besar (Lampung Tengah)-Kayu Agung (Ogan Komering Ilir, Palembang) sampai Tanjung Siapi-api, hanya tinggal mengeksekusi lahan saja.

"Tinggal land akusisinya (pembebasan lahannya). Jadi dokumennya sudah. Saya sudah undang pak Gubernur Sumatera Selatan kemarin minggu di rumah. Beliau sudah siap. Ini akan pembebasannya mulai 2015 ini," ujar Basuki usai rapat di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, seperti dilansir sp.beritasatu.com, Senin (12/1/2015).

Lebih lanjut, Basuki mengatakan bahwa pembangunan jalan tol trans Sumatera termasuk modernisasi pelabuhan Merak-Bakauheni, dengan menambah masing-masing empat pelabuhan. Kemudian, membuat kawasan industri di Lampung, dan membangun jalan tol di Bakauheni, Terbanggi Besar. Ditambah lagi, dengan pembangunan empat lajur yang dari pintu tol Merak sampai ke pelabuhan supaya lebih lancar.

Sementara, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah telah menganggarkan dana sekira Rp5 triliun untuk pembebasan lahan pada proyek infrastruktur jalan tol.

"Sudah dianggarkan di APBN, saya lupa untuk tahun ini Rp5 triliun untuk pembebasan tanah," kata Bambang di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (12/1/2015).

Dari total dana tersebut, Bambang menyebutkan tidak hanya fokus kepada proyek jalan tol Trans Jawa, melainkan untuk proyek jalan tol Trans Sumatera pula.

"Untuk sementara kita fokus yang Jawa dan sebagian yang Sumatera," tambahnya. (*)


Post Top Ad