METRO - Kondisi jalan yang berlubang, tepatnya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Tejoagung, Metro Timur, perbatasan antara Kota Metro dengan Kecamatan Batang Hari, Kabupaten Lampung Timur, akan menyambut mereka yang datang ke kota berjuluk 'Bumi Sai Wawai' tersebut.
Bahkan, kondisi lubang yang cukup dalam tersebut, kerap membuat pengendara sepeda motor terjatuh. Untuk mengantisipasi kecelakaan lebih banyak, warga di sekitar Jalan Jenderal Ahmad Yani, Tejoagung, Metro Timur, berinisiatif memberi tanda peringatan di sebuah lubang yang menganga di tengah jalan, berupa tumpukan ban bekas.
“Kondisi jalan ini sudah lama tidak ada perhatian dari pemerintah daerah, untuk segera memperbaikinya, hingga warga berinisiatif menutup lubang dengan ban bekas itu,” ujar Purwadi, warga Kelurahan Tejo Agung, Metro Timur, kepada Lampung Online, Minggu (18/1/2015).
Seorang pengendara mobil, Andi, yang akan menuju ke Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur mengakui jika harus ekstra hati-hati jika melewati jalan tersebut. Ini dikarenakan posisi lubang berada di tengah jalan, sehingga kendaraan harus bergantian melewatinya.
"Apalagi kalau melintasi jalan ini malam hari, karena kurangnya lampu penerangan jalan, sehingga dari jauh kita harus memberikan lampu dim sebagai tanda, agar kendaraan dari arah berlawanan bisa pelan-pelan dan bergantian melewatinya," ujarnya.
Warga sangat berharap agar pemerintah daerah khususnya di Kota Metro, merespon dengan cepat akan adanya jalan berlubang. Apalagi posisinya di tengah jalan seperti ini. Walaupun ini merupakan jalan lintas penghubung antara Kota Metro dan Lampung Timur, tapi akan berpengaruh terhadap pelayanan fasilitas publik dalam hal ini infrastruktur jalan. (arif)

