![]() |
| HM Prasetyo |
JAKARTA - Jaksa
Agung HM Prasetyo memastikan, eksekusi terhadap enam terpidana mati
sudah dilakukan. Menurut dia, regu tembak telah melakukan eksekusi pada
pukul 00.30 WIB.
"Sudah dilakukan pukul 00.30 WIB, dan pukul 00.40 WIB sudah dipastikan meninggal," jelas Jaksa Agung Prasetyo yang dikonfirmasi, Minggu (18/1/2015) dini hari. Dijelaskan, tim eksekusi tidak menemui kendala saat melakukan eksekusi. Semua berlangsung lancar.
"Aman semuanya. Tadi di Nusakambangan sempat gerimis, di Boyolali hujan deras," tutup dia.
Pelaksanaan eksekusi dilakukan secara serempak di dua tempat. Para terpidana yang dieksekusi adalah lima warga negara asing dan satu WNI. Lokasi eksekusi mati berada di Nusakambangan dan Boyolali, Jawa Tengah. Di Nusakambangan ada lima terpidana yang dieksekusi, sementara satu terpidana dieksekusi di Boyolali, Jawa Tengah, seperti dilansir Detik.
Kelima terpidana mati yang dieksekusi di Nusakambangan yakni Marco Archer Cardoso Moreira (WN Brazil), Namaona Denis (WN Malawi), Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (WN Nigeria), Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (WN Belanda) dan Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI). Sedangkan 1 terpidana yang dieksekusi di Boyolali yaitu Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam).
HM Prasetyo akan memberikan keterangan pers terkait eksekusi mati tersebut di kantornya pukul 09.00 WIB, Minggu pagi. (*)
"Sudah dilakukan pukul 00.30 WIB, dan pukul 00.40 WIB sudah dipastikan meninggal," jelas Jaksa Agung Prasetyo yang dikonfirmasi, Minggu (18/1/2015) dini hari. Dijelaskan, tim eksekusi tidak menemui kendala saat melakukan eksekusi. Semua berlangsung lancar.
"Aman semuanya. Tadi di Nusakambangan sempat gerimis, di Boyolali hujan deras," tutup dia.
Pelaksanaan eksekusi dilakukan secara serempak di dua tempat. Para terpidana yang dieksekusi adalah lima warga negara asing dan satu WNI. Lokasi eksekusi mati berada di Nusakambangan dan Boyolali, Jawa Tengah. Di Nusakambangan ada lima terpidana yang dieksekusi, sementara satu terpidana dieksekusi di Boyolali, Jawa Tengah, seperti dilansir Detik.
Kelima terpidana mati yang dieksekusi di Nusakambangan yakni Marco Archer Cardoso Moreira (WN Brazil), Namaona Denis (WN Malawi), Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (WN Nigeria), Ang Kiem Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir alias Tommi Wijaya (WN Belanda) dan Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI). Sedangkan 1 terpidana yang dieksekusi di Boyolali yaitu Tran Thi Bich Hanh (WN Vietnam).
HM Prasetyo akan memberikan keterangan pers terkait eksekusi mati tersebut di kantornya pukul 09.00 WIB, Minggu pagi. (*)
