LAS VEGAS – Baterai bagaikan nyawa pada sebuah ponsel. Dengan kemampuan daya hidup yang lebih lama, tentunya akan menjadi nilai lebih bagi sebuah ponsel karena pengguna tidak perlu pusing mencari stop kontak untuk mengisi daya.
Selain itu, daya baterai yang lama juga diklaim akan memberikan kenyamanan bagi pengguna. Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi para produsen ponsel untuk berinovasi pada baterai ponsel.
Berikut inovasi ponsel yang dibuat oleh para pengembang ponsel untuk menangani masalah baterai yang dilansir Ibtimes dan Okezone, Senin (12/1/2015).
Baterai Lebih Besar
Salah satu menangani masalah baterai yang cepat habis ialah dengan memperbesar kapasitas baterai. Dua tahun lalu, smartphone high end telah membuat baterai dengan kapasitas sekira 2.500mAh. Namun, saat ini beberapa ponsel telah memiliki daya sekira 4.000mAh. Salah satu ponsel yang mengusung kapasitas baterai tersebut, yakni Lenovo P90.
Pengisian Cepat
Pola hidup mobile masyarakat saat ini menuntut segalanya serba cepat, sehingga saat ponsel pengguna habis dituntut pula untuk dapat mengisi dengan cepat.
Pada 2014, beberapa produsen menerapkan fitur pengisian daya cepat pada ponsel besutannya. Motorola menjadi salah satu contoh ponsel yang memiliki fitur pengisian cepat baterai. Fitur tersebut mampu menambahkan daya baterai hingga delapan jam dalam waktu sekira 15 menit.
Pengisian Flash
Startup Israel, StoreDot menemukan cara unik untuk mengisi daya ponsel yang kosong. Melalui sistem flash, sebuah smartphone dengan daya kosong dapat diisi dengan penuh hanya dalam satu atau dua menit.
Software Pendukung
Cara pengembang ponsel untuk menghemat daya baterai ialah dengan software atau perangkat lunak yang dibenamkan pada setiap ponsel. Google, melalui proyek Volta pada sistem operasi Android 5.0 Lollipop sebagai salah satu contoh cara pengembang untuk menghemat baterai. (*)
