![]() |
| Toto Herwantoko |
LAMPUNG - Kebijakan pemerintah yang menaikan harga gas elpiji 12 kilogram sejak awal tahun lalu, belum berimbas signifikan terhadap peningkatan permintaan gas elpiji ukuran 3 kilogram. Meskipun terjadi peningkatan, namun peningkatannya diprediksi hanya sebesar 10 persen.
Lembaga Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswanamigas) Lampung menjamin stok gas elpiji ukuran 3 kilogram cukup. Sejauh ini belum ada peningkatan permintaan terhadap gas tabung kecil tersebut.
Lembaga Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswanamigas) Lampung menjamin stok gas elpiji ukuran 3 kilogram cukup. Sejauh ini belum ada peningkatan permintaan terhadap gas tabung kecil tersebut.
Ketua Hiswanamigas Lampung Toto Herwantoko mengatakan, untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat terhadap gas elpiji ukuran 3 kilogram, PT Pertamina harus menambah alokasi. Sebab, menurut Toto, sejauh ini tidak ada aturan yang melarang masyarakat membeli dan beralih ke gas elpiji 3 kilogram, pasca kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram.
Toto Herwantoko memastikan, jika nantinya memang terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat terhadap gas elpiji 3 kilogram, stoknya masih mencukupi.
"Itu konsekuensi, masak mau ditahan-tahan dan dilarang-larang, kalau ada orang yang mau beli gas yang 3 kilogram. Sekarang tinggal Pertamina saja yang menambah pasokan," ujarnya, seperti dilansir rri.co.id, Senin (12/1/2015).
Diketahui, harga gas elpiji tabung ukuran 12 kilogram naik sebesar 1.500 per kilogram terhitung sejak 3 Januari 2015 lalu. Rencananya, kenaikan harga gas elpiji tabung 12 kilogram akan terus dilakukan secara bertahap hingga tahun 2016 mendatang.
Dinaikkannya harga gas elpiji 12 kilogram ini karena PT Pertamina harus memangkas kerugian yang ditanggung selama menjual elpiji di bawah harga keekonomian. (*)
Toto Herwantoko memastikan, jika nantinya memang terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat terhadap gas elpiji 3 kilogram, stoknya masih mencukupi.
"Itu konsekuensi, masak mau ditahan-tahan dan dilarang-larang, kalau ada orang yang mau beli gas yang 3 kilogram. Sekarang tinggal Pertamina saja yang menambah pasokan," ujarnya, seperti dilansir rri.co.id, Senin (12/1/2015).
Diketahui, harga gas elpiji tabung ukuran 12 kilogram naik sebesar 1.500 per kilogram terhitung sejak 3 Januari 2015 lalu. Rencananya, kenaikan harga gas elpiji tabung 12 kilogram akan terus dilakukan secara bertahap hingga tahun 2016 mendatang.
Dinaikkannya harga gas elpiji 12 kilogram ini karena PT Pertamina harus memangkas kerugian yang ditanggung selama menjual elpiji di bawah harga keekonomian. (*)
