BANDAR LAMPUNG – Aparat hukum dari Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung masih mendalami motif Lo David (40) yang diduga bunuh diri dengan terjun dari lantai 16 Hotel Novotel di Jalan Gatot Subroto, Garuntang, Bandar Lampung, Senin (12/1/2015) malam lalu.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk kasus ini, sebab korban menginap seorang diri sejak hari Minggu (11/1/2015) sekitar pukul 18.00 WIB hingga diketahui dia jatuh,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dery Agung Wijaya, Selasa (13/1/2015).
Dia mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan di kamar hotel tempat dirinya menginap, tidak ditemukan alat hisap narkoba atau pun yang lainnya. Pihak kepolisian, hanya menemukan pisau potong dan bercak darah, diduga dirinya sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan memotong urat nadinya.
“Diduga Lo David sempat mencoba memotong urat nadinya,” kata dia. Untuk Closed-circuit television (CCTV) masih dalam pemeriksaan, termasuk dengan telepon genggam. Sampai dengan saat ini, belum dapat menyimpulkan apakah motif bunuh diri korban, seperti dilansir Jurnalsumatra.
Sebelumnya, seorang pria berumur 40 tahun tewas terjatuh dari lantai 16 sebuah hotel berbintang di Jalan Gatot Subroto Bandar Lampung pada Senin malam lalu. Sejumlah saksi mata menyebutkan kejadian itu terjadi pada pukul 22.05 WIB.
Mereka awalnya mengira terjadi ledakan kompor gas, namun setelah diperiksa ternyata ada pria yang terjatuh dari lantai 16 hotel tersebut.
Dugaan sementara, pria tersebut bunuh diri dengan meloncat dari lantai 16. Namun, aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebabnya. Posisi mayat yang berada di lantai satu ditemukan dengan posisi badan membungkuk dengan kepala sudah pecah dan tangan kirinya pun terputus.
Sejumlah saksi mata yang melihat bahwa pria tersebut lebih dulu menimpa kursi yang ada di lantai satu atau teras balkon. Pria tersebut diketahui bernama Lo David (40), dengan alamat Jalan Mayor Salim Batubara, Gg Dahlia, Kelurahan Kupang Teba, Bandar Lampung. (*)
