![]() |
| Andi Muhammad Ghalib (ist) |
MEDIA ONLINE -
Mantan Jaksa Agung era Presiden BJ Habibie, Andi Muhammad Ghalib
menghembuskan nafas terakhirnya pagi ini di RS Medistra Jakarta.
Almarhum Andi Ghalib saat ini merupakan anggota Komisi I DPR dari Fraksi
PPP.
"Pak Andi meninggal pukul 06.00 WIB. Beliau sudah sakit lama. Setahu saya karena gangguan prostat. Kalau ke DPR pakai kursi roda, beliau sering datang," ujar Sekjen PPP Arsul Sani saat dikonfirmasi detikcom, Senin (9/5/2016).
Sosok Andi Ghalib menurut Arsul merupakan politikus pekerja keras. Purnawirawan jenderal TNI bintang tiga itu pernah menjadi Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa penuh RI untuk India.
"Pengalaman beliau dari TNI ke politikus memperlihatkan etos kerja. Pengalaman beliau pernah menjadi jaksa agung era Presiden Habibie dan Duta Besar RI untuk India," tuturnya.
Rencananya, fraksi PPP di DPR akan melayat ke rumah duka yang beralamat di Jalan Ceger Raya, Taman Mini, Jakarta Timur, seperti dilansir Detik.
"Saya masih di kereta. Begitu sampai Jakarta, saya langsung ke rumah almarhum," ujarnya.
"Pak Andi meninggal pukul 06.00 WIB. Beliau sudah sakit lama. Setahu saya karena gangguan prostat. Kalau ke DPR pakai kursi roda, beliau sering datang," ujar Sekjen PPP Arsul Sani saat dikonfirmasi detikcom, Senin (9/5/2016).
Sosok Andi Ghalib menurut Arsul merupakan politikus pekerja keras. Purnawirawan jenderal TNI bintang tiga itu pernah menjadi Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa penuh RI untuk India.
"Pengalaman beliau dari TNI ke politikus memperlihatkan etos kerja. Pengalaman beliau pernah menjadi jaksa agung era Presiden Habibie dan Duta Besar RI untuk India," tuturnya.
Rencananya, fraksi PPP di DPR akan melayat ke rumah duka yang beralamat di Jalan Ceger Raya, Taman Mini, Jakarta Timur, seperti dilansir Detik.
"Saya masih di kereta. Begitu sampai Jakarta, saya langsung ke rumah almarhum," ujarnya.
Andi Ghalib merupakan mantan Duta Besar RI untuk India sejak 8 April 2008 hingga 2013 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Andi yang lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 3 Juni 1946 itu juga pernah menjadi Jaksa Agung era Presiden BJ Habibie (1998-1999).
Dia merupakan Jaksa Agung yang membawa mantan presiden Soeharto ke peradilan. Almarhum merupakan anggota DPR dari PPP periode 2014-2019. (*)
