ISLAMABAD – Wanita muda yang menjadi tumpuan harapan dunia, kini namanya diangkat menjadi nama objek yang mengelilingi sistem tata surya. Dialah Malala Yousafzai, aktivis Pakistan yang berhasil meraih Nobel untuk bidang perdamaian 2014.
Dilansir IBTimes dan Okezone, Senin (13/4/2015), nama Malala Yousafzai dijadikan nama sebuah asteroid oleh Amy Mainzer, astronom di NASA Jet Propulsion Laboratory.
“Meskipun banyak asteroid yang telah diberi nama, namun sangat sedikit pemberian nama itu ditujukan untuk menghormati kontribusi perempuan,” tulis Mainzer, penemu asteroid dalam posting Malala Fund Blog.
Lebih lanjut, Meinzer mengungkapkan, hal ini merupakan kehormatan besar memberikan nama asteroid demi Malala. Sementara itu, dalam komunitas ilmiah memaparkan peneliti yang menemukan entitas baru diperbolehkan untuk memberi nama.
Laporan menyebutkan, asteroid dengan nama lengkap 316201 Malala (2010 ML48) terletak di sabuk utama antara Mars dan Jupiter. Malala mengorbit Matahari setiap 5 setengah tahun bersama dengan miliaran asteroid yang membentuk sabuk asteroid mengelilingi sistem tata surya.
Seperti diketahui, sebelum Malala Yousafzai dianugerahi Nobel pada tahun lalu, cerita tentang keberaniannya telah menjadi fenomena internasional. Pada 2013, Havard Foundation menyatakan dirinya sebagai humanitarian of the year dan majalah Time sebagai salah satu orang-orang yang paling berpengaruh di dunia pada tahun yang sama. (*)
