![]() |
| Joko Driyono |
JAKARTA - PSSI memutuskan untuk menunda mendatangkan pelatih anyar timnas Indonesia. Seperti diberitakan sebelumnya, pelatih itu berasal dari Belanda dan akan didatangkan pada 18 Februari kemarin. Namun, semua rencana itu gagal lantaran adanya keputusan dari Menteri Pemuda dan Olahara Imam Nahrawi, untuk menunda kick-off Indonesia Super League (ISL) 2015 hingga 4 Maret 2015.
PT Liga Indonesia sebenarnya sudah merencanakan kick-off digelar pada 20 Februari dengan mempertemukan Persib Bandung melawan Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung.
"Rencananya, pas tiba langsung menonton pertandingan (Persib lawan Persipura). Ini batal, jadi untuk apa dipercepat kalau tidak ada pertandingan yang dilihat," kata Joko Driyono, Sekjen PSSI, di Jakarta, seperti dikutip dari Goal dan Skalanews, Kamis (19/2/2015).
PSSI, lanjut Joko, tidak berada dalam posisi pelatih tersebut harus datang dan menjadi pelatih interim untuk laga uji coba di Maret 2015.
"Kan tidak mungkin kami berikan ke dia video pertandingan yang dulu. Untuk konteks timnas senior itu tidak ada. Harus melihat kompetisi, mana yang siap masuk dalam timnas. Jadi, kalau kami harus bayar mahal untuk jadi dukun buat apa. Dia dibayar mahal sebagai interim untuk melihat pertandingan," jelasnya.
Terkait agenda uji coba untuk timnas di bulan Maret, Joko enggan berbicara banyak lantaran situasi yang dihadapi saat ini.
"Untuk lawannya sebenarnya sudah ada, tapi kalau situasinya seperti ini jadi menimbulkan ketidakpastian. Sehingga saya belum bisa bicara soal itu," pungkasnya. (*)
